Diposkan pada tak terkategorisasi

Kesehatan (seluruh) warga Yogyakarta akan dijamin!


Inilah salah satu bentuk komitmen pemerintah Propinsi Yogyakarta, diwujudkan dalam bentuk pengaturan jaminan kesehatan warganya. Beberapa daerah lain telah melakukan hal yang sama, dan contoh terbaik sebelumnya ada di Kabupaten Jembrana Propinsi Bali.

Yogyakarta memiliki PAD (pendapatan asli daerah) lebih besar dari Jembrana. Ya jelaslah…, masa’ propinsi dibandingkan dengan kabupaten… :-). Maksudnya kalau dilihat dari jumlah penduduk dan kecenderungan untuk sakit bagi penduduknya, maka Yogyakarta akan sangat memungkinkan untuk menjamin kesehatan seluruh warganya. Do’akan saja ini berhasil. Kebetulan aku sempat bertemu dengan orang-orang penting yang terlibat dengan pembuatan peraturan daerah tentang Jamkesos (jaminan kesehatan sosial) dan badan penyelenggaranya.

Rencananya sistem asuransi ini akan berlaku bagi semua warga Yogyakarta, karena pemberlakuan Jamkesos sebelumnya hanya untuk warga miskin. Siapa sih yang harus dikatakan sebagai orang miskin? standar miskin yang ditetapkan oleh pemerintah pun ternyata di lapangan sangat berbeda kenyataannya. Terutama kaum menengah yang dapat menjadi miskin mendadak gara-gara sakitnya. Ini aku temui sendiri dari beberapa warga yang mengeluhkan ketidakmampuan dirinya untuk meneruskan pemeriksaan/pengobatan dirinya. Padahal uangnya sudah banyak habis, bahkan sampai menjual aset paling berharganya seperti hewan ternak, tanah, dan perhiasan. Permasalahan lain ialah minimnya warga yang mengetahui adanya Jamkesos . Sehingga memang, seharusnya kegiatan sosialisasi dan pengawasan dari petugas harus lebih digencarkan.Padahal kita tahu, amat sulit bagi warga miskin untuk mengurus tetek bengek persyaratan, apalagi ketika berhadapan dengan birokrasi. Nah, diharapkan Jamkesos selanjutnya akan beda. Sehingga bagi mereka yang ber-KTP Yogyakarta akan mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis mencakup pelayanan rawat jalan dan rawat inap (standar kelas tiga). Bagi mereka yang berkeinginan mendapatkan layanan lebih, cukup mendaftarkan diri sebagai kepersertaan mandiri.

O, iya. Satu lagi, kemungkinan Jamkesos ini masih terbatas untuk membiayai pemeriksaaan/pengobatan penyakit tertentu seperti pada periode sebelumnya. Jadi belum bisa semuanya. Klo tidak ada perubahan pelayanan yang tidak ditanggung oleh Jamkesos mencakup general chek up, kir kesehatan/surat keterangan sehat, pelayanan operasi jantung, paru, hemodialisis/cuci darah (klo aku dengar, sepertinya ini akan ditanggung), transplantasi/cangkok ginjal, pemecahan batu gnjal dengan laser, penyakit cacat bawaan dan retardasi/keterbelakangan mental, upaya untuk punya anak, alat kontrasepsi yang tidak disediakan BKKBN/Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, sterilisasi/KB (MOW-Medis Operasi Wanita dan MOP-Medis Operasi Pria), bedah kosmetik, pelayanan kosmetik gigi, gigi palsu, kawat gigi, tambalan sinar (light curing), dan pembersihan karang gigi/karies dentis. Benar kiranya, sehat merupakan nikmat terbaik ke-3 yang harus diperjuangkan manusia. Kekayaan tidak akan berarti kala kita telah jatuh sakit.

Mudah-mudahan dengan Jamkesos ini masyarakat Jogja akan lebih mampu menghargai nikmat sehatnya tersebut. Dan mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh pula bagi daerah lain di Indonesia. Teman-teman punya pengalaman menjaga kesehatannya dengan asuransi? Boleh dong…aku tau ceritanya… 🙂

gambar dari http://www.araksa.com/prod/health/images/drugs.jpg

Diposkan pada tak terkategorisasi

Hobi "menukang" yang udah tumpul…


Dulu banget…., salah satu kegemaranku setiap hari adalah menukang alias mengerjakan hal-hal berbau teknis gitu, seperti membuat prakarya dari barang bekas (biasanya suka jadi buat tugas keterampilan waktu SD). Seingatku nilai keterampilan PKK (muatan kelas) – ku waktu SD nilainya selalu tinggi. Pernah buat mobil-mobilan dari bekas bungkus rokok, pernah buat lampu kanopi (ah apa sih nama sebenarnya…?), pernah buat lukisan bagus plus piguranya, pernah buat brush dari ijuk, dan lain-lain deh…

Makanya aku paling benci pas akhir SD dan selama di SMP, muatan kelas itu malah diganti dengan masak-memasak. Walaahh…ada-ada aja kejadian lucu, aneh, ngeri, dan memalukan, sewaktu grup kami ketika memasak dan menyiapkan segenap perlengkapannya. Contoh aja, pernah kompor kita meledak karena waktu mematikan kita malah meniupnya :-(, pernah juga masak ikan lele (klo ga salah gulai lele) yang ukurannya kurus-kurus kayak kecebong (jijay gitu…) yang kita hidangkan langsung dengan periuk jelek di meja hidangnya (hehehe…waktu itu guru PKK-nya marah besar, akhirnya tuh lele ga kita makan, malah dibuang ketempat sampah…), pernah juga salah urutan memasukkan bahan masakan, jadinya pas diakhir jadi ga mateng begitu 🙂

Ah, kembali ke topik awal deh, masalah tukang-menukang. Akibat dah lama engga punya waktu untuk hal-hal menyenangkan ini ternyata berimbas kepada ketidakpekaan lagi terhadap pekerjaan yang membutuhkan perkakas keras ini. Contohnya saat kami pindah ke kontrakan baru. Ternyata harus ada beberapa pembenahan di sana-sini. Dasar malas aja ngundang tukang benaran, akhirnya aku inisiatif aja sendiri (eh, ga juga ding, setelah di “marah-marahi” juga sama istriku..hehehe…). Kran airnya yang pada bocorlah, tempat jemuran yang belum sempurnalah, kaca yang harus dilapisi kertas anti-tembus pandanglah, lampu listrik yang kedip-kediplah, dll deh…eh satu lagi, atap transparan yang rada bocor juga…

Nah, ini salah satu akibatnya setelah aku membenahi tempat jemuran. Jempol tangan kiriku kepenyet martil (untung aja kepala martilnya kecil, klo ga, mungkin dah jadi jempol penyet kaleee…)

Sakitnya belum ilang-ilang, nih…tadi malam masih nyut-nyut gitu. Secara dirumah persediaan pain-killer dah habis, akhirnya aku nenggak yang ada aja, diazepam alias sleeping inducer alias obat tidur, heheehehe (don’t try this without doctor’s prescribing yah…)

Diposkan pada tak terkategorisasi

Alternatif Pengobatan Kanker Dari Alam


Teman-teman, ini saya lampirkan beberapa artikel tentang terapi penyakit kanker dengan menggunakan fitofarmaka/obat-obat yang berasal dari tanaman. Insyaallah bila ada tambahan lagi akan saya update.

Ide melampirkan resensi ini tercetus dari sebuah milis yang saya ikuti. Salah satu anggota milis mempunyai teman yang sedang menderita kanker hati stadium akhir. Dari dunia medis konvensional memang tidak ada terapi memuaskan yang bisa diharapkan selain juga biayanya sangat mahal, sehingga, aku yang lumayan tertarik dengan fitofarmaka mencoba mengumpulkan dari berbagai sumber terpercaya.

Semoga berguna…

image source: http://www.tobaccofacts.org/photos/mouth_cancer2.jpg

Diposkan pada tak terkategorisasi

Kangkung (tanpa lintah) Yang Sangat Hebat!!


Rating: ★★★★★
Category: Other

Kangkung tak hanya lezat ditumis. Daun dan akar tanaman yang biasa ditemukan di rawa-rawa ini memiliki khasiat ampuh. Ia mampu mengurangi menstruasi, sakit bisul dan wasir. Bahkan bisa juga untuk keramas.

Kangkung termasuk jenis sayur yang sangat populer. Rasanya yang renyah membuat penikmat sayur ini sangat banyak. Dari restoran China, restoran sari laut, hingga warung-warung masakan rumahan sering kali tak pernah absen menyajikan tumis kangkung.

Kangkung (Ipomoea reptans) ini memiliki segudang manfaat. Tak hanya enak dijadikan lauk, kandungan mineral, dan gizinya cukup tinggi. Kangkung juga kaya serat, sehingga baik untuk mengatasi sembelit. Sayuran memiliki manfaat yang efektif pada tubuh apabila teknik pengolahannya tepat. Untuk kangkung, perlakuannya khusus sebab ia mudah berubah warna dan vitaminnya mudah rusak ketika berada terlalu lama di dalam air. Kangkung yang juga dikenal water convovulus atau water spinach atau swamp-cabbage, punya khasiat sebagai obat penenang, pendarahan, dan insomnia.

Ada dua varietas kangkung, yakni kangkung darat (Ipomea reptans) yang sering disebut kangkung cina, dan kangkung air (Ipomea aquatica) yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Yang lazim diolah dalam masakan umumnya kangkung darat karena citarasanya lebih nikmat dan daunnya lebih lembut. Kangkung darat berbunga putih bersih dengan batang putih kehijauan, sementara daun dan batangnya lebih kecil dibandingkan kangkung air. Kangkung air berbunga putih kemerahan dengan batang berwarna hijau.

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, memasukkan kangkung dalam kelompok ‘Tanaman Penyembuh Ajaib’. Selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi terutama pada bagian batang, kangkung juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, dan keracunan makanan.

Pada prinsipnya setiap orang boleh mengonsumsi kangkung namun dalam porsi yang wajar. Untuk setiap kali makan sekitar 100 gram. Nilai nutrisi setiap 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam mengandung air 91,2 gr, energi 28 kkal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr, dan ampas 0,87 gr. Kangkung juga kaya vitamin A, B, C, mineral, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi. Karena berbagai kandungan itu kangkung memiliki sifat antiracun, peluruh, perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu kangkung. Sifat-sifatnya inilah yang membuat kangkung memiliki khasiat antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), menghilangkan ketombe, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah.

Kandungan kangkung yang bermanfaat membuat tanaman ini berfungsi sebagai obat tradisional. Berikut cara memudah memanfaatkan khasiat kangkung.

1. Ketombe. Ambil daun kangkung secukupnya, rendam dalam air semalaman hingga airnya tampak kebiruan. Air inilah yang digunakan untuk keramas.

2. Mimisan. Ambil seikat kecil daun kangkung segar, cuci bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit gula, lalu seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari.

3. Sakit gigi. Ambil segenggam akar kangkung, lalu tambahkan setengah sendok teh cuka dan rebus dengan segelas air. Setelah dingin, saring dan gunakan airnya untuk berkumur.

4. Sariawan. Cuci daun kangkung secukupnya, lumatkan, dan tambahkan segelas air plus sedikit garam. Peras dan saring, lalu pakailah air perasan untuk berkumur.

5. Pusing-pusing sebelah. Tumbuk segenggam daun kangkung hingga halus. Tambahkan air secukupnya ditambah sedikit garam, lalu disaring. Tambahkan madu. Minum satu kali sehari sekaligus.

6. Ambeien. Ambil 3 genggam akar kangkung, cuci, lalu rebus dengan tiga gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

7. Cacar air. Cuci bersih setengah genggam akar kangkung, rebus dengan dua gelas air hingga menjadi tiga perempat. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

8. Frambusia (patek). Cuci bersih tiga perempat genggam akar kangung, lalu rebus dengan tiga gelas air, biarkan mendidih hingga tinggal tiga perempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

9. Bisul. Cuci 20 lembar daun kangkung, lalu giling halus. Beri air garam secukupnya, kompreskan pada bisul, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.

10. Sembelit. Cuci bersih setengah genggam daun kangkung segar, lalu kukus. Bisa juga langsung dimakan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.

11. Susah tidur. Sediakan satu genggam batang dan daun kangkung, lalu tumis. Makan tumis bersama-sama nasi. Lakukan dua hari sekali.

12. Melancarkan air seni. Siapkan segenggam akar kangkung, cuci bersih, dan rebus dalam dua gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum sekali dalam sehari.

13. Uraf saraf lemah (neurasthenia). Siapkan sepertiga genggam daun kangkung, seperempat genggam batang kangkung, dan seperempat akar kangkung. Setelah dicuci, tumbuk hingga halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Kemudian peras dan saring. Minum tiga kali sehari.

14. Mengurangi haid. Ambil sekira 50 gram daun kangkung segar, beri sedikit air. Lalu, tumbuk dan saring. Tambahkan satu sendok makan madu. Minum sehari sekali dan ulangi selama enam hari berturut-turut sampai sembuh. Selamat mencoba.

Sumber: http://www.surya.co.id/web/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=2001

Gambar: http://www.obesitas.web.id/eatingwell/news.html

Diposkan pada tak terkategorisasi

Kekasih Standard vs Kekasih Sejati


Rating: ★★★★★
Category: Other

Lagi bantu’in istri nyari artikel, eh ketemu sebuah bait-bait menarik berikut ini:

Kekasih Standard vs Kekasih Sejati

Kekasih standard selalu ingat senyum di wajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih

Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang kamu suka

Kekasih standard setiap detik selalu menunggu telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin menelponmu

Kekasih standart selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk kamu

Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang kamu baru telpon?

Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan kesulitanmu

Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri mengapa membuat kamu
sedih?

Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan

Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu korbankan untuknya

Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah bertengkar tidak bisa disebut
cinta sejati

Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa disampingmu menemanimu

diunduh dari: http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=446&cat=3&pilihan=2&keyword=Kekasih%20Standard%20vs%20Kekasih%20Sejati

Diposkan pada tak terkategorisasi

APAKAH ANDA PENGGEMAR KANGKUNG ? Sebuah Hoax!!


Rating: ★★★★★
Category: Other

“Mohon maaf harus memasukkan yang satu ini, karena aku ga bisa terus mengirimkannya ke salah satu milisku.”
————————————————————————————————————–
Mmmh….apa teman-teman ga bisa konfirmasi dulu, apakah tulisan ini benar. Padahal sudah banyak yang mengategorikannya sebagai hoax/berita bohong.
Silakan search di google.

Ini sebagian link bantahannya. Semoga lain kali bisa lebih hati-hati dan tidak membuat orang lain juga was-was, cos I love waterspinazie very much too, hehehe…
http://jalansutera.com/2007/03/28/hoax-kangkung-itu/
http://oyr79.com/getfriends/index.php?topic=110.msg214;topicseen

Ternyata yang menulis cerita ini juga seorang dokter, wah…wah…
Ini link-nya: http://basukipramana.blogspot.com/

Kalau mau lihat sebagian pembahasan “forward-an” yang dicurigai sebagai hoax, bisa klik di :
http://hoax.wordpress.com/2007/01/06/yang-berbahaya-di-lingkungan-kita/

Kalau mau baca tentang empat mata (apa hubungannya??!! hehehe…) klik di: http://jalansutera.com/2006/12/12/empat-mata-itu/

Semoga bisa teliti terhadap tulisan-tulisan yang masuk ke mailbox kita.
————————————————————————————————————–
Widodo Wirawan, dr
Magister Kebijakan & Manajemen Pelayanan Kesehatan
Gedung IKM, Lt. 1 FK UGM
Jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 547659 Fax. (0274) 542900
http://wwirawan.web.ugm.ac.id/

Diposkan pada tak terkategorisasi

Cenderung status quo


Peduli amat!!! begitu yang terbersit dalam pikirku, setelah menyaksikan sebuah berita tentang penemuan rasi/gugus/konstelasi bintang baru oleh ahli astronomi (klo ga salah namanya Ophiucus….). Sssttt…sebenarnya bukan pada hal penemuan ini yang aku permasalahkan. Yang pasti para peneliti bidang astronomi tidak akan pernah mau berada pada status quo karena mereka tahu pasti bahwa ilmu pengetahuan akan terus berkembang.

Sepertinya ini akan berimbas juga pada bidang astrologi. Kemungkinan besar akan ada penambahan zodiak juga pada sistem astrologi yang telah mapan. Bukan perubahan itu yang aku permasalahkan… hehehe. Tapi para pengikut aliran astrologi ini yang cenderung pro status quo. Ah, pedui amat! Mau berubah atau engga…

Eh, tapi ini nih yang paling membuat aku tidak habis pikir. Tidak lain ialah beberapa tanggapan yang muncul dari para fanatik aliran ini. Ketika dimintai tanggapan bahwa bidang astrologi akan mendapat tambahan zodiak, sebagian besar menjawab dengan antusias. “Ya ga maulah, aku ga mau zodiakku diubah, udah sesuai kepribadianku, udah sesuailah…”. “Kalau yang negatif-negatif sih ya… engga aku ikutilah (loh! katanya udah sesuai… Dodo), yang positif-positif kan udah sesuai sama aku…”

“Jadi aku ga mau, aku tetap Virgo aja…, ntar kalau berubah, kepribadianku jadi lain lagi…”

Haaalaaah….astaghfirullah. Kalau orang ndeso yang kuper dan tidak berpendidikan yang ngomong begitu sih, ga peduli aku. Tapi ini para generasi muda kita yang katanya lebih pintar dari generasi sebelumnya…

Aku pikir manusia itu cenderung untuk mempertahankan status quo diri dan lingkungannya. Apalagi kalau terdapat keuntungan dari kondisi tersebut. Sayangnya banyak gelintir orang yang tidak tahu apakah kondisi itu baik bagi dirinya atau tidak. Termasuk orang-orang pintar. Pintar belum tentu paham kan…Kalau boleh aku katakan manusia ini disebut sebagai kaum fanatis/ekstrimis (bukan teroris loh… :-D). Ya, tentu aja ada ekstrimis kanan dan ekstrimis kiri. Yang saya maksud ialah kaum ekstrimis kiri.


glossary:

status quo=keadaan sebagaimana seperti sekararang/sebelumnya

zodiak=simbol yang mewakili 12 buah gugus bintang

Diposkan pada tak terkategorisasi

Enak banget….


Habis nyuci dan bersih-bersih, aku cabut keluar mau ngambil duit, makan dan potong rambut. Iya potong rambut, dah mulai gerah nih, secara cuaca Serang dah mulai panas kembali. Kemarin lihat ada barbershop di sebelah sebuah warnet. Kayaknya biasa aja pelayanannya. Setelah masuk, langsung duduk dan dilayani potong rambut. “Gaya Mandarin, ya…” , hehehe…sengaja pilih style ini biar lebih lama bertahan. Kalau potong cepak dah bosan si…

Lihat tarif potongnya rada terkejut juga. Anak-anak 5000 rupiah, dewasa 7000 rupiah. Di Jogja biasanya aku langganan di Kompak (tahu kan…?), yang punya semboyan “Tempat Potong Rambut Orang Cerdas” lengkap dengan papan reklame Alber Einstein-nya. Di sana paling mahal cuma 5000 rupiah.

Eh, tapi aku keburu berprasangka…ternyata enak banget potong rambutnya, ga grasa-grusu, santai, sampai terkantuk-kantuk aku-nya saking menikmati seliweran mesin potongnya. Trus rapi banget hasilnya. Sesekali gunting berseliweran juga dan terakhir pisau cukurnya beraksi… :-D. Emang agak lama sih, tapi jadi menikmati gitu…Dan yang paling enak lagi nih…ada layanan plus, layanan pijat…., iya tukang potongnya, setelah selesai motong, memulai memijat kedua bahu dan tengkukku, wuihhh, nikmaaat….  (padahal baru tadi pagi istriku nawarin hadiah pijat selama satu jam kalau tesisku bisa kelar, hehehe…).

Pijatan berlanjut ke kedua lengan dan jari-jariku….enaaaak, sambil ngantuk-ngantuk gitu. Ga kelupaan kepalaku jadi sasaran dipijat. Lucu banget gaya mijatnya, ga ngerti pake gaya apa itu. Diurut, ditekan, dibekap, macam-macam deh…. Terakhir, tangan sang barber memegang puncak kepala dan daguku dengan kain, trus…kreeekkk, “dipatahin” ke kiri, dan ke kanan, wah…wah…enaaaak tenan, seger.

Jadi ketagihan nih, udah lama ga pernah dapat layanan plus gini. Dulu sih, pernah waktu masih di Pekanbaru, cuma mijatnya pake mesin gitu, jadi ga begitu enak. Apalagi, kayaknya tadi orang di sebelahku dipijatnya pake minyak tawon gitu, wuihhh, pasti lebih kerasa lagi tuh enaknya.

Jadinya 7000 rupiah terasa puas banget deh… :-D. Buat teman-teman yang mampir ke Serang. Kalau sempat cobain deh, potong rambut di dekat perempatan Ciceri, Serang. Namanya kalau ga salah Parahiyangan Barbershop. Specially for men, hehehe…

 

Diposkan pada tak terkategorisasi

Suka makan, tetapi bersisa?


Aku suka memperhatikan orang-orang, terutama mungkin para cewek kali ya…(benar ga ni?).
Aku memperhatikan, kenapa kalau mereka makan, tidak (pernah) dihabiskan. Mungkinkah makanan itu tidak lezat sehingga terlalu eneg kalau harus dihabiskan. Mungkinkah takut gemuk? Mungkinkah anoreksia nervosa? Mungkinkah hanya sekedar gengsi dan malu?

Aku tidak bisa men-judge-nya. Karena setahu aku memang belum pernah ada survey mengenai hal ini. Apakah frekuensinya sama antar pria dan wanita? aku ga tau. Apakah rasionya sama antara orang kaya dan orang miskin? aku ga tau. Apakah sebarannya sama antara anak-anak dan dewasa? aku ga tau juga… :-b

So, perlu diteliti kali yah?

Tapi…dari perspektif sederhana, aku ingin menunjukkan dampaknya yang luar biasa.

Sisa-sisa makan ini bisa sangat bermanfaat buat ayam-ayam kita, bisa bermanfaat buat ikan-ikan kita, bisa mengenyangkan kucing-kucing kita, bisa mengenyangkan anjing-anjing kita. Bisa juga kali ya…buat tanaman kita, buat pupuk…dan yang jelas bisa sangat mengenyangkan semut-semut bahkan kuman-kuman di sekitar kita… :-D.

Bila satu orang menyisakan sebutir nasi saja setiap kali makan. Maka dengan asumsi bahwa kita makan tiga kali dalam sehari dan jumlah penduduk dunia sekitar 5 milyar jiwa, maka dalam sehari kita dapat mengumpulkan 1 x 3 x 5.000.000.000 = 15.000.000.000. 15 milyar butir nasi. Bila sebutir nasi berbobot 2 mg, maka 15 milyar sama dengan 30 kali sepuluh pangkat 9 mg nasi atau 30 ribu kilogram atau 30 ton nasi!!!

Kalau 1 orang perharinya hanya menghabiskan 1/2 kg beras, maka 30 ton ini cukup untuk kebutuhan 60 ribu hari, atau selama 164 tahun!!! Adakah usia manusia di zaman sekarang mencapai angka segitu?

Jika harga nasi tersebut itu dikonversi ke rupiah, maka seharinya bisa menghasilkan 120 juta rupiah (jika per kg beras=4000). Ini seharga rumah mewah. Dengan modal 3 butir nasi perhari, kita bisa memberikan 1 buah rumah mewah kepada seorang tuna wisma setiap harinya…

Diposkan pada tak terkategorisasi

Tips Menghadapi Banjir


Tips Menghadapi Banjir
Sumber: Tim Bakornas

1. Amankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi
2. Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN
3. Mengungsilah ke tempat aman
4. Hindari berjalan di dekat saluran air
5. Siapkan obat-obatan
6. Jika air meninggi, hubungi instansi terkait