WidodoWirawan.Com

Menguruskan badan hanya minum jus selama 60 hari

4 Komentar


Masih malas nulis dari ide sendiri, jadinya posting skrip Presentasi Kabir Kumar di TEDxFremont yang saya terjemahkan sendiri. Itung-itung melatih menerjemahkan meski pun belum sempurna.

O, iya, badan saya juga udah parah ini, terutama bagian perut, jadi pengen nyontoh Pak Kumar ini. Semangat!!

Video presentasi silakan lihat di http://youtu.be/qkGXADXjkrg

Ada tiga belas dari kami di foto ini – saya sendiri, istri saya, anak saya dan di dalam baju saya ada sekitar 10 bola bowling. Dan kemudian saya membaca statistik yang mengubah segalanya – jika Anda mengalami kegemukan, kemungkinan anak Anda menjadi kegemukan meningkat sebesar 50%. Saya katakan lagi: jika Anda mengalami kegemukan, kemungkinan anak Anda menjadi kegemukan meningkat sebesar 50%.

Saya mempunyai sebuah realisasi. Sesuatu harus berubah dan itu harus segera berubah. Selama saya bisa ingat, menurunkan berat badan adalah resolusi tahun baru saya. Setiap tahun adalah tahun ketika saya akan mengubah pola makan saya, memulai berolahraga dan menjadi orang yang saya tahu saya bisa melakukannya – tapi tidak ada yang berubah. Tapi tahun ini berbeda, karena keputusan ini tidak lagi hanya tentang saya, itu adalah tentang pengaruh negatif saya pada anak saya. Saya sedih, saya kecewa dan kebanyakan dari semuanya saya merasa takut. Saya sekarang tahu mengapa saya harus mengambil tindakan, tapi saya masih perlu untuk menemukan “cara” saya.

Dua bulan kemudian, saya menemukan “cara” saya. Saya menyaksikan film dokumenter tentang lemak, sakit dan hampir mati, kisah tentang seorang pria biasa, Joe Cross, yang membuat keputusan untuk mengambil tanggung jawab atas kesehatannya dengan memulai puasa dan hanya minum jus 60 hari. Saya melihat dia berjuang dengan berat badannya, ketergantungan pada obat-obatan dan mendorong untuk mengubah hidupnya. Saya berjuang dengan berat badan saya sepanjang hidup saya, dan saya dipenuhi dengan harapan dan optimisme. Jelas sekali bahwa ini bukan hanya tentang jus, ini tentang perjalanan hidup, dan saya siap.

Dua hari setelah itu, saya mulai berpuasa dan hanya minum jus sayuran selama tujuh hari – kebiasaan besar baru saya.

Tujuh hari itu adalah hari-hari paling sulit dalam hidup saya. Hari pertama – saya sangat bersemangat melaluinya. Saya mempunyai energi dan kegembiraan yang besar – adrenalin mengalir dan saya merasa dipompa. Namun dihari kedua, kegembiraan mulai berkurang – saya mendapatkan rasa lapar dan lelah, semua yang ingin saya lakukan adalah meringkuk dan tidur. Di hari keempat, saya sudah siap untuk berhenti. Mental saya lelah dan harus berjuang untuk tetap fokus. Tapi berhenti bukanlah pilihan. Setelah minggu terpanjang itu dalam hidup saya, saya telah berhasil sampai hari ketujuh.

Kemudian semuanya berubah.

Saya mulai benar-benar memahami bahwa ini bukan hanya tentang jus, ini tentang perjalanan hidup. Ini adalah perjalanan untuk mengubah hidup saya, melalui kebiasaan besar dan kecil. Saya pergi dari berjuang untuk jus setiap pagi, untuk melompat dari tempat tidur setiap pagi. Ini adalah perjalanan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan kuat untuk hidup. Saya suka menyebutnya sebagai momentum kejelasan – dokter saya menyebutnya pengolahan keton. Apa pun itu, saya tahu bahwa hidup saya tidak akan pernah sama dalam pilihan yang saya buat dan keputusan yang saya ambil.

Setiap hari setelahnya, itu menjadi lebih mudah – jus menjadi kebiasaan yang terpelihara untuk menjadi kebiasaan yang alami. Ini telah bergeser, dari hambatan dalam hidup saya menjadi bagian dari hidup saya. Pada minggu kedua, saya serasa dalam kondisi autopilot – 7 hari menjadi 14 hari, lalu menjadi 21 hari, lalu menjadi 30 hari, lalu menjadi 45 hari dan sebelum saya menyadarinya, saya telah menyelesaikan 63 hari berpuasa dan hanya murni minum jus. Pada hari 63, saya telah membuat jus lebih dari 500 pon (227 kilogram) buah-buahan dan sayuran, dan meminum 189 gelas jus.

Hidup saya berubah positif dalam banyak hal. Dalam 15 bulan berikutnya, saya telah kehilangan berat badan hampir 100 pon (45 kilogram) melalui puasa dan hanya minum jus dan itu terus berlangsung, latihan dan serangkaian perubahan gaya hidup. Saya telah mulai bersepeda teratur, dan mengikuti keanggotaan prabayar untuk dua tahun di klub senam lokal – yang saya lakukan tiga kali seminggu. Tapi ini hanya awal. Saya telah memiliki penyimpangan sejak saya mulai tapi yang membuat saya kembali ke jalur adalah tanggung jawab pribadi, tanggung jawab kepada orang yang saya cintai dan peluang yang lebih baik untuk anak saya.

Saya tidak bisa memberitahu Anda bagaimana cerita saya berakhir, saya hanya dapat memberitahu Anda bagaimana itu dimulai. Tapi saya tahu bahwa apa pun yang terjadi, dari sinilah keluarnya, saya akan secara aktif mengambil tanggung jawab untuk kesehatan saya dan hidup saya. Saya mendorong Anda untuk mengambil tindakan saat ini – Anda tidak perlu menunggu satu menit pun untuk menemukan cara-cara yang bermakna untuk meningkatkan kehidupan Anda dan kehidupan orang-orang di sekitar Anda.

Dan ingat, ini bukan hanya tentang jus, ini tentang perjalanan hidup.

Kabir Kumar at TEDxFremont
(Senior Development Officer at Silicon Valley Community Foundation)
http://itsnotaboutjuice.tumblr.com/

Iklan

4 thoughts on “Menguruskan badan hanya minum jus selama 60 hari

  1. Kabir Kumar said:
    Pada minggu kedua, saya serasa dalam kondisi autopilot – 7 hari menjadi 14 hari, lalu menjadi 21 hari, lalu menjadi 30 hari, lalu menjadi 45 hari dan sebelum saya menyadarinya, saya telah menyelesaikan 63 hari berpuasa dan hanya murni minum jus. Pada hari 63, saya telah membuat jus lebih dari 500 pon (227 kilogram) buah-buahan dan sayuran, dan meminum 189 gelas jus.

    Rasanya saya kok sulit sekali meninggalkan nasi 🙂
    Untuk menguruskan badan, saya membakarnya dg berolah raga… tapi kok ternyata, setelah olahraga, konsumsi makanan jadi meningkat, duuh… jadi tambah melar 🙂

  2. Saya tertarik dgn program diet bapak. Boleh minta almt email, WA, pin BB ? Saya ingin mengetahui lbh lanjut mengenai jenis” jus yg bpk konsumsi. Terima kasih. Eny_gh@yahoo.com

    • Pola diet ini untuk diri saya sendiri belum saya terapkan, karena untuk diet ini “agak bertentangan” dengan kondisi pencernaan saya, sementara saya diet dengan pola seimbang saja, meski tidak turun drastis. Bila Bu Inang ingin mengetahui jenis jus/sayuran yang digunakan, bisa berkunjung ke website Pak Kumar yang sudah menerapkan dan berhasil: http://itsnotaboutjuice.tumblr.com/

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s