Diposkan pada livinginjogja, lomba blog

Blog MP-ku masuk nominasi terbaik!!


Tadi iseng-iseng buka MP, eh ada hetsot panitia lomba blog JRC…. Trus ku buka blog panitia dan official site JRC. Pengen juga ngobrol ama panitianya via YM.

Waaahh, alhamdulillah, ternyata blog-ku masuk nominasi terbaik…ga percaya buka aja di sini

Berikut arsip chat-ku dengan id panitia:

Widodo Wirawan: Halo….
lombablog: ya?
Widodo Wirawan: makasih udah maen-maen ke blog-ku…

lombablog:
lombablog:
lombablog: maen2nya harus tuh
Widodo Wirawan: ebat yah promosi websitenya lewat lomba blog…
Widodo Wirawan: pdhal hadiahnya ga mahal-mahal amat….
lombablog: oh ya?
lombablog: ini sebenarnya bagian dari kecintaan pada jogja kok
lombablog: tema lomba-nya kan LIJ?
lombablog: tahu drmn hadiahnya gak mahaL?
lombablog:
Widodo Wirawan: klo hadiahnya rumah…wah bisa semangat banget ikutnya…
lombablog: oohh
lombablog:
lombablog: jadi sekarang gak semangat ya?
Widodo Wirawan: yeee….
Widodo Wirawan: ntar klo merek hadiahnya ga disebutin, penonton…eh pelomba blog yg menag bisa kecewa…
lombablog:
lombablog: itu artinya mereka hanya mengharapkan hadiah
lombablog: bukan menghargai jogja
lombablog:

lombablog: dijamin gak bakalan kecewa deh
Widodo Wirawan: loh….kan lomba…ya mengharapkan hadiah dong….
Widodo Wirawan: menghargai jogjanya kan ngikut….
lombablog:
Widodo Wirawan: kebalik…hehehe
lombablog: kami sudah bisa memperkirakan hal tsb
lombablog: jadi itulah gunanya BLOG WALKING yg kami lakukan
lombablog: dari postingan peserta kami tahu
lombablog: mana sih yg HANYA mengharapkan hadiah
lombablog: mana sih yg peduli dengan JOGJA
Widodo Wirawan: gitu ya…
lombablog: kelihatan kok, mana aja yg sekedar ikut2an
Widodo Wirawan: lah, aslinya kan yg mbuat blog itu memang senang menulis…
lombablog: coba aja deh blog walking di para peserta lomba
lombablog: ntar bisa menilai sendiri
Widodo Wirawan: klo yg hanya ikut-ikutan, biasanya blognya kan masih perawan gitu, alis masih blank…
lombablog: gak juga
lombablog: ada yg sekedar kopi pes, u/ ngisi postingan, berharap udah ada artrikel yg bisa dinilai
lombablog:
Widodo Wirawan: eh, ada info tanah murah ga di jogja?
Widodo Wirawan: pengen beli nih….
lombablog: lagian yg akan jadi juri, sebenarnya adalah para peserta dan para blogwalker
lombablog: hmm..
lombablog: masalah tanah saat ini pihak marketing JRC lagi istirahat siang
lombablog: mungkin nunggu kali ya..
Widodo Wirawan: ooo, ya gpp…
lombablog: biar bisa kontak langsung dgn marketing-nya
Widodo Wirawan: klo lewat JRC kok mahal amat yah?
lombablog: maksudnya?
lombablog: JRC tidak julaan rumah kok
lombablog: hanya informasi ttg perumahan jogja
Widodo Wirawan: contohnya ini: http://www.jogjarumahku.com/perumahan/ibu_hermini/index.php
Widodo Wirawan:
Widodo Wirawan: kan udah laku ya…
lombablog: belum kayaknya
lombablog: itu rumah type 36 tapi udah lantai 2
Widodo Wirawan:
lombablog: mungkin lokasi kali
Widodo Wirawan: wong aku tinggal disebelahnya kok….
lombablog: yg paling ngerti marketing-nya
Widodo Wirawan:
lombablog: saya hanya panitia lomba blog
Widodo Wirawan: gpp
Widodo Wirawan: kok ketentuannya berubah? POINT yang anda dapatkan dari link peserta adalah banyaknya pengunjung Blog anda yang meng-klik banner Lomba BLOG JRC. Diakhir periode ini bagi peserta lomba blog dengan jumlah klik terbanyak akan mendapatkan ‘bingkisan menarik’ dari JRC
lombablog: hmm sudah dibilang yg jadi juri bukan hanya kami tapi juga peserta dan pengunjung blog
lombablog: ketentuan bukan berubah, tapi mengalami updating karena masukan dari peserta
Widodo Wirawan: eh terntara blogku terbaik kedua bulan Juni ya… kok bisa sih…gimana nih sebenarnya poin2nya?
lombablog:
Widodo Wirawan: terntara=ternyata
lombablog: ya dibaca dunk
Widodo Wirawan: wah, iya klo ini sangat transparan, dibanding sebelumnya….
Widodo Wirawan: walaupun ga dapet kaos…senang juga sih, bisa jadi masuk yg terbaik…
lombablog: kami berusaha se-obyektif mungkin
lombablog: cuman tetep aja kami mohon maaf jika  masihsaja  ada kekurangan disana-sini
lombablog: karena rencananya ini akan jadi event tahunan
Widodo Wirawan: gpp, namanya juga baru tahun pertama kan…kayaknya memang harus tiap tahon nih lombanya….
lombablog: yup
lombablog: tapi tema-nya akan berubah
Widodo Wirawan: hadiahnya juga dong… rumah getoh…
lombablog: jangan salah HP-nya bisa untuk dapetin rumah kok
Widodo Wirawan: ga tergodaa….kan aku ga mengharapkan hadiah…halahh…
lombablog:
Widodo Wirawan: udah ya, maksih banyak loh mba/mas…aku mo kerja lagi…

Ayo….teman-teman MP yg belum daftar lomba blog di JRC, aku rekomendasikan ikut deh, ya, buat ngeramein lah.

Diposkan pada dokter, livinginjogja, salahkaprah

Fitnah menjadi seorang dokter…. bagian ke-1


Sebuah fragmen kehidupanku: (mohon maaf klo bahasanya campur aduk, sampe sekarang aku terus terang belum mahir bahasa Jawa…hehehe…)

“Kowe ki piye toh, Do, ra gelem praktek? mesak’e ilmune ilang mengko”
“Kan nek wis praktek ngko oleh SIP toh, kan iso praktek neng umah…”
(salah paham pertama)

(kamu ini gimana toh, Do, ga mau praktek? sayang kan ilmunya ntar ilang)
(Kalo kamu dah praktek kan nanti dapat SIP, jadi bisa praktek di rumah…)

“Aku ki duwe cita-cita, anakku sesok tak arepke dadi dokter”
“Lah, ngopo mba? sesok-sesok ki dadi dokter ki luwih angel loh, peraturan prakteke mesti luwih akeh, dokter itu makin digencet”
“Soale dokter iku, semelarat-melarate dokter, isih luwih terpandang neng masyarakat, opa maneh neng daerah…wooo, batine mesti akeh…”
(salah paham kedua)

(aku punya cita-cita, anakku besok aku harapkan jadi dokter)
(kenapa mba? besok-besok ini jadi dokter akan lebih sulit loh, peraturan prakteknya pasti akan makin sulit, dokter semakin digencet)
(soalnya dokter itu kan, sekere-kerenya dokter, masih lebih terpandang di masyarakat, apalagi klo di daerah….wooo, hartanya mesti banyak…)

“Mas, Dodo, tolong mba dibantu, dicarikan teman mas Dodo yang dokter ya, buat kemenakan mba…” <– untung aku udah nikah :-))
“Do, ada ga teman doktermu yang cewek, bisa dong aku dicomblangi…satu aja….” (salah paham ketiga)
“Kenapa harus cari yang dokter toh..?”
“Ya, dari keluargaku pengennya begitu, blum ada yang dokter, ntar klo ada yang sakit kan ada yang ngobati…” (salah paham keempat)

halah…halah…

…..masih banyak yang lainnya…. 🙂

Diposkan pada livinginjogja

Mengapa aku betah di Jogja?


Ini hanya kilas balik hidupku di perantauan. Hmmm….jadi ingat lagu-lagu mellow bertema perantauan seperti “Lancang Kuning”, “Semalam di Malaysia”, “Teluk Bayur”, Kampuang Nan Jauah di Mato”….dan sebagainya (ada yang mau nambahin??, lagi ngoleksi lagu-lagu perantauan nih…)

Klo boleh dikata, sebenarnya dalam diriku ada darah campuran (bisa dibilang blasteran yah…hehehe…). Liat aja dari namaku yang sangat njawani: Widodo Wirawan. Ini nama pesanan dari mbahku yang bermukim di Jogja sini, tepatnya daerah Grogol, Parangtritis. Dari nama tersebut sih, mbah-ku pengennya aku menjadi orang yang senantiasa selamat (dunia dan akhirat) serta bisa senantiasa bertindak bak pahlawan(wirawan=hero=pahlawan)….hehehe…tapi bukan sok pahlawan loh….sebaliknya harus penuh semangat pantang menyerah dan bisa menjadi panutan sesama. sungguh berat menyandang nama itu…tapi seperti bunyi sebuah idiom “nama adalah doa”. Amiiiin…. :-)) Maka, aku tentu saja berusaha sekuat diri mewujudkan arti sebuah (eh dua buah) namaku itu…

Apatah lagi aku anak pertama dari empat bersaudara. Mau ga mau kepaksa deh jadinya…hehehe… Ah, kok ngelantur gini. Back to topic!!

Secara aku berdarah campuran Jogja-Melayu (Riau). Makanya betah bangetlah tinggal di Jogja. Walaupun dulu waktu naik kelas 5 SD dah pernah ke Jogja menjenguk simbah, tetapi perjuangan yang sebenarnya di Jogja dimulai tahun 1998, saat aku berkuliah di propinsi terunik ini (menurutku sih….). So, hampir genap 10 tahun aku “terdampar” di sini. Keberadaan keluarga besar bapakku di Jogja bukanlah faktor utama mengapa aku betah di Jogja. Lebih kepada faktor Jogja yang sangat unik. Yah, bayangkan sebuah propinsi kecil, tetapi insyaallah, apa aja bisa ditemukan di sini, dengan akses yang cepat, dan murah lagi… Aku bisa mendapatkan akses internet murah, CD bajakan yang melimpah, berbagai menu makanan se-nusantara yang bertembaran di mana-mana (rada hiperbolik nih….tapi iya, ternyata jenisnya terbanyak dibanding daerah lain. Lihat di sini), buku-buku bajakan, tempat wisata yang mengagumkan, bertemu orang-orang dengan berbagai karakter dan budaya, suasana yang nyaman (cozy lah….) dan aman. Maaf, nih…. tidak kebanyakan kota besar yang luar biasa tingkat kriminalitasnya, termasuk propinsi kelahiranku, Riau….

Menurutku, Jogja prospek banget bagi mereka yang mau menghabiskan masa pensiun (alias umurnya… :-)). Terbukti dari banyaknya ortu teman-teman, tetanggaku, yang hijrah ke Jogja, dengan alasan yang sama. Wah…bisa tenggelam nih lama-lama pulau Jawa… Kenyamanan tinggal di Jogja (mungkin) bisa pula diukur dengan usia harapan hidup (UHH). UHH Propinsi Jogjakarta ternyata tertinggi di Indonesia (72,4 tahun), dan Sleman (tempat aku hidup) merupakan kabupaten dengan UHH tertinggi di Indonesia 74 tahun .

Sayang sih…., ya cuma sayangnya…., perumahan di Jogja sangat mahal (mungkin termahal se-Indonesia klo di rata-rata), padahal di saat-saat terkini, wajah Yogyakarta sangat padat dengan berbagai merek perumahan. Semoga ke depan Jogja tetap nyaman…amiiin….

Kesan anda terhadap Jogja? (pengen tau nih….)

Referensi:
http://www.bps.go.id/sector/iptek/table1.shtml
http://yogyakarta.bps.go.id/pdf/3_sosial.pdf
http://www.kalbar.polri.go.id/comment.php?comment.news.587
http://www.slemankab.go.id/index.php?hal=detail_berita.php&id=892
http://ayojajan.com/
http://trulyjogja.com/

Image:
http://eur.i1.yimg.com/eur.yimg.com/i/uk/tr/tg/lp/93/500_93b1ffd7ff1a59b64e0205fea98a8a26.jpg