Diposkan pada tak terkategorisasi

Lama ga posting… :) skedar mengabarkan: telah lahir putri ke-2 kami, pukul 17.50 WIB, 1 Syawwal 1430 H, 19 September 2009 di VK RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen. Keadaan bayi dan ibu sehat. Selanjutnya kami mengucapkan Selamat Idul Fitri, taqobbalallahu minna waminkum, mohon maaf lahir dan bathin..


Diposkan pada tak terkategorisasi

Hari ini aku ulang tanggal ya?


Hahaha…iya…ya harusnya yang benar kan Ulang Tanggal bukan Ulang Tahun yah? untung diingatkan sama Pak Gogod. Udah dari beberapa minggu lalu aku ingat mau ulang tanggal ini. Tapi ya, seperti tahun-tahun lalu, biasa aja, angin lewat…apalagi sekarang lagi banyak yang mau dipikir dan kebetulan lumayan bokek nih (ada sebabnya sih…) Jadi mohon maaf tidak ada traktiran, hahaha….

Trimakasih buat teman-teman Mp yang udah mendoakan via PM atau nyelip via reply-an 🙂 terlebih lagi buat Pak Yo, yang udah rela sms aku (sampai ingat gitu Pak), nagih traktiran, hahaha…

BTW, di hari ulang tanggal ini aku juga punya harapan dalam hati, aku bocorin nih: pengen bisa lebih baik lagi, maksudnya pribadiku, ya syukur-syukur klo penghasilan makin meningkat, secara masih banyak utang nih…hahaha…

Klo nagih traktiran, itu tuh silakan dicicipi tarnya…
———————————–
Kue tart dipesan dari sini 🙂

Diposkan pada tak terkategorisasi

Perkembangan terakhir banjir


Teman-teman, mohon maaf mengganggu dengan note ini. Bagi yang berkepentingan/berkenan silakan menyimak laporan kami terakhir tentang banjir di Solo dan Bojonegoro (terdapat juga lampiran foto di album) dan penerimaan dananya (belum termasuk laporan pengeluaran). Terimakasih.

di link berikut:

Laporan penerimaan dana

Reportase singkat banjir Bojonegoro

Diposkan pada tak terkategorisasi

Baksos di Sukoharjo-Surakarta – Preambule


Hari minggu pagi kami aku dan teman-teman relawan nyampe juga di Solo (Surakarta), kami diantar oleh warga menuju titik bekas banjir yang parah.


Ini salah satu jepretan saat baksos di salah satu titik bencana.

Cerita selengkapnya ditunggu ya…

Diposkan pada tak terkategorisasi

Aduuuh…sakit banget nih :-(


Gara-gara makan ga teratur dan dengan beberapa menu “asing” yang ku santap kemarin, pagi ga sarapan, siang bebek kremes yg belum pernah sama sekali ku makan waktu maksibar MPers, trus ditraktir siomay sama teman kantor, malam telat makan dengan menu kakap bumbu yg ga jelas gitu, akhirnya perut sakit luar biasa plus mual saat bangun dini hari tadi. Niatnya tadi mau puasa dan sudah nyiapin sahur, akhirnya gagal. Apalagi subuh tadi aku langsung diare, lemeees…dan maagku kambuh skaligus. Ya, Allah, mana ga ada cadangan obat lagi di rumah…Mudah-mudahan aku bisa berangkat kerja hari ini, mana ada rapat lagi ntar sore…skarang aku tepar di kasur menenangkan perut yg lagi mengamuk ini. Terasa juga ya kalau lagi singel begini, ga ada yang biasa ngurusin secara istri lagi pulang kampung sejak ahad kemarin. Untung tadi nelponin jadi langsung dicerewetin lagi akunya, lumayan menghibur…hehehe. Aduh… masih sakit nih..perih..panas.. makanya lain kali kalau makan jangan mikir lidah aje, pikirkan kan juga tuh perut..

Diposkan pada tak terkategorisasi

Melestarikan becak…haruskah??


Becak!!

Dua suku kata ini melekat amat dalam di memoriku. Bukan apa-apa, melainkan transportas ajaib itu juga sempat mengisi relung hati terdalamku, :-b

Waktu kecilku di Kota Bengkalis (kota yang sekarang katanya termasuk salah satu kota kaya dan tercepat perkembangannya), sering banget menggunakan becak. Yah, becak di sana memang beda dikit dengan becak di Jogja. Kalo di Jogja kan supirnya ada di belakang penumpang, nah kalau di sana supirnya ada di samping. Klo supir di depan? mungkin cuma di Cina kali yaa, tapi itu seprtinya bukan jenis becak karena tidak dikayuh dengan kaki, tapi ditarik langsung oleh supirnya (secara aku sering lihat film Jet Lee..hehehe).

Cuma pas dah dewasa gini…kok ada rasa iba dan segan yang mendalam ketika harus "terpaksa" menaiki becak….

Iya, kalau terpaksa saja aku naik becak, bukan karena mahal dan lambatnya sih, tapi karena ga tega dengan pak supirnya yang bersimbah peluh dan ngos-ngosan 😦 Apalagi klo di Jogja kan supirnya ada di belakang, jadi seperti gimana gitu….

Pernah aku terpaksa naik becak, karena ga ada transport lain menuju suatu pedalaman, wah…wah…pak supirnya "mesakke" (kasihan). Udah jalanannya ga rata, naik turun, pake becek lagi… 😦 sebagai orang yang masih berperikebecakan :-b tentu aku turun dong, mengiringi tukang becak sampai jalannya mulus, bahkan harus membantu mendorong ketika jalanan mendaki…hehehe

Nah, berbicara pelestarian becak (terinspirasi oleh salah satu tulisan di Harian Kedaulatan Rakyat), ….aku pikir memang harus begitu. Di Jakarta saja ada pelestarian bajaj (yaa, maksudnya perlahan dikonversi menjadi bajaj berbahan bakar gas). Begitu juga seharusnya dengan becak, apalagi kalo ada jaminan kesejahteraan bagi supir becak oleh pemerintah, misalnya supir becak di gaji oleh pemerintah daerah (seperti supir bis trans Jakarta), tentu saja harus ditentukan trayeknya: mencakup batas jarak tempuh dan jurusannya, bobot penumpang, ketentuan tips/bonus, dan rotasi supir dan becaknya. Selain itu kalo becak lebih seragam wujudnya dan lebih "bersih", misal diciptakan becak dari fiber glass, dengan ban tubeless, plus gear switcher, hehehe…

Ya, pokoknya aku dukunglah pelestaian becak di Jogjkarta ini 😀

Ada yang ingat lagu tentang becak??? (itu loh yang liriknya digubah oleh mahasiswa kalau lagi demonstrasi…)

Klo aku ingatnya: "Abang tukang becak…mari dong kemari…aku mau beli…loh..!!"

pic dari
sini

Diposkan pada tak terkategorisasi

Takdir Allah telah sampai kepada ibu…


Innalillahi wainnaa ilaihi rooji’uun, 5 hari ya Allah kami berdoa mengharapkan terbaik buat ibu kami, insyaallah memang demikianlah adanya. Manusia hanya bisa berusaha, Engkaulah yang maha kuasa. Selamat jalan ibu…smoga engkau mendapatkan posisi terbaik di sisi Allah. Hj. Bidan Sumiyah, 55 tahun di dunia fana menuju pintu alam barzah, ICU RS Margono Sukarto, Purwokerto, pukul 10.20..

Diposkan pada tak terkategorisasi

Kabar pilu dari Margono..


Satu lagi pasien di ICU berpulang hari ini, seorang pelajar SMA kelas 2 dengan cedera kepala berat akibat ditabrak oleh residivis mabok, tangisan keluarga membuat pilu ruang tunggu. Kematian bertamu kembali ke hadapan kami. Kondisi ibu kami sendiri masih “stabil”. Gula darahnya sangat fluktuatif, antihipertensi suntikannya habis, sehingga kami harus berburu di luar rumahsakit. 040807

Diposkan pada tak terkategorisasi

Sentilan bagi jiwaku..


Saat mendebarkan seperti ini memang amat menyita energi,tapi aku diberikan kesempatan sekali lagi menginap di tempat yang membuat aku bisa mengasah kembali naluri terhadap persiapan sebelum kematian. Yah, kondisi ibu mertuaku yang gawat tersebut menjadi aku tersentil,bahwa dunia ini hanya selintas mata,alangkah sayang bila disia-siakan untuk hal yang jelek. Kematian kapan saja bisa menghampiri…

Diposkan pada tak terkategorisasi

Innalillahi: Ibu mertuaku koma…


Tadi pagi kami mendapatkan kabar, ibu istriku mengalami kecelakaan lalu lintas. Beliau diserempet truk ketika berangkat kerja sehingga beliau menderita cedera kepala berat dengan perdarahan dalam di otaknya. Sampai malam ini beliau masih koma di instalasi gawat darurat RS Prof. Margono Purwokerto. Mohon doa dari teman-teman MPers agar Allah memberikan yang terbaik bagi beliau..