tak terkategorisasi

Sentilan bagi jiwaku..


Saat mendebarkan seperti ini memang amat menyita energi,tapi aku diberikan kesempatan sekali lagi menginap di tempat yang membuat aku bisa mengasah kembali naluri terhadap persiapan sebelum kematian. Yah, kondisi ibu mertuaku yang gawat tersebut menjadi aku tersentil,bahwa dunia ini hanya selintas mata,alangkah sayang bila disia-siakan untuk hal yang jelek. Kematian kapan saja bisa menghampiri…

Iklan

18 tanggapan untuk “Sentilan bagi jiwaku..”

  1. Semoga Allah beri yg terbaik untuk ibu mertua pak dokter…:((

    # Hidup ini takkan lama…ajal datang nyawa tiada…sekarat pasti menimpa…sakitnya tiada terkira…:(( * Jadi inget nasyidnya Hawari :((

  2. Aq tetap bersyukur aja,msh ada yg lebih parah,tadi baru saja ada tangis2an,vonis jelek pd seorang ibu yg tumor otaknya baru dioperasi,kondisi ibuku msh sama,koma..aq skarang nemani teman2 ibu yg datang membesuk..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s