WidodoWirawan.Com

Konsultan oh konsultan… (suka duka) <– bagian kedua dulu nih

22 Komentar


Untuk proyek fasilitasi pembuatan sistem kesehatan daerah dan master plan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang Banten ini, aku mulai membandingkan suka dukanya menjadi konsultan. Untuk ini aku membandingkan dengan teman istriku yang bekerja di lembaga konsultan manajemen dan keuangan syariah. Waktu itu dia sedang (mungkin masih sampai sekarang) terlibat sebagai konsultan untuk persiapan Bank Pembangunan Daerah (BPD) membuka cabang syariah-nya Yogyakarta.

Perbandingkan kasarnya begini aja:

Oleh kliennya (atau mungkin juga oleh lembaganya) dia diberi fasilitas rumah kontrakan mewah, komputer, internet (walau cuma via telkomnet), pembantu, dan sopir pribadi dan tentu saja mobilnya.

Sedang kan aku? Waktu hari pertama di Tangerang sempat nginap di hotel yang cukup mewah (ga tau bintang atau bukan, tapi semua fasilitas ada, kecuali kolam renang kayaknya :-b), terus setelah hijrah ke Serang, ternyata aku telah disediakan kamar kos yang kecil (sebenarnya masih lebih besar dari kamar dikontrakanku sekarang…tapi ya itu…cuma sebuah kamar). Harganya lumayan mahal untuk standar kamar kos di Jogja. Cuma berisi satu kasur ukuran satu orang plus bed, lemari kecil dan kamar mandi dalam, tapi, ya Allah, aku baru sadar ternyata hawa panas di Serang juga berimbas ke dalam kamar ini. Jadilah aku basah kuyup dan susah tidur. Walaupun udah sempat beli kipas angin besar. Bahkan sebelum tidur aku juga mandi lagi. Sampai hari kedua ini aku belum mendapatkan fasilitas transpotasi yang memadai, masih naik becak, belum berani naik angkot dan ojek untuk ke tempat yang jauh. Terus ga ada guide-nya lagi, sementara “guide” yang bisa aku pakai adalah peta Kabupaten Serang yang aku beli di sebuah toko buku kecil. Hehehe…lucu juga sih waktu itu aku minta ditunjukkan jalan oleh bapak pengemudi becaknya, eh ternyata dia juga ga tau, jadi harus tanya-tanya dulu sana-sini. Habis membeli peta, mau beli tas pinggang (butuh sekali untuk membawa macam-macam seperti notes, kuitansi, HP, flashdisk, uang+dompet, digicam, peta, dsb, karena aku cuma membawa tas ransel besar dan travell-bag untuk di pesawat). Tapi ternyata tempatnya cukup jauh, ntar kasihan sopir becaknya. Akhirnya kita makan dulu di resto murahan, tapi enak sih… :-b. Setelah itu aku memutuskan untuk pulang dulu aja ke kos. Ooops…mampir dulu di toko elektronik mau beli booster antena TV-Tuner-ku (ingatkan…? tentang review TV-Tuner-ku…). Sayang sekali boosternya ga ada yg cocok dengan antenaku. Masa mau beli antena baru sih?! Hehehe…wah…hobi nonton tertunda dulu nih….Aku baru ingat klo di rumah kan aku naruh antenanya di kamar atas alais dilantai dua, jadi sudah jelas tanpa booster, klo di kos di Serang sini? Wah…masa mau beli kabel antena lagi? Masa mau beli tiang antena? Ah, entar ajalah mikirnya…
Segini dulu aja ya…

Ada komen dari teman-teman MP? terutama yang di Serang & Tangerang nih…

Iklan

22 thoughts on “Konsultan oh konsultan… (suka duka) <– bagian kedua dulu nih

  1. hihihihi..pengalaman tak terlupakan ya pak dokter….
    nikmati saja…daripada puyeng

  2. hehehehe asikkkkk …aku malah kangen sama pengalaman kaya gitu, Mas masih lebih enak karena masih di pulau jawa coba kalau di luar jawa 😀

  3. Serang kan emang BARU jadi ibukota propinsi Banten, jadi fasilitasnya ga/belum lengkap. Malah mungkin lebih lengkap Cilegon. Kalo dibandingin ama Tangerang sih jauh lah. Tapi sabar aja, bentar lagi juga rame kok!

  4. ada pengalaman mba Ti2n?, kayaknya di Jepang enak-enak aja nih… 🙂

  5. tenkyu mba Tari, iya, ngapain juga dipikirkan, yang penting dapat pengalaman banyak. Tapi memang Serang hawanya luar biasa gini ya…hehehe…

  6. Lebih asyik lagi mungkin ya, kalau luar pulau…

  7. iya deh, maklum mba Fiya…. 🙂

  8. Good Luck dengan tugasnya ya… 🙂

  9. iya, mba Titut. trimakasih…. 😀

  10. Ini tentang suka duka kerja di konsultan apa tentang di Serang ya..?? hehehe..
    Dulu aku sempet back packer ke Serang,Pandeglang, Banten Lama dan akhirnya ke Badui….
    Kalo sempet..kalo sempett neeeh hehehe…saya sarankan untuk bertualang ke Banten lama (Mesjidnya cuantttiik banget en sekalian ke pelabuhan tua Karangantu) dan Badui (kalo beruntung coba ke Badui dalam)..Suejuuuk en Uiindaaah…..sueeer deh hehe..cocook untuk melepas strees.

  11. Hehehe, tentang Serang, Mas…
    kemarin barusan jalan-jalan ke Banten Lama. Sayang sih daerah wisata di sini kurang terawat…

  12. Iya..sayang banget padahal dulunya bagus banget (kalo liat di photo ma gambar kuno-nya). Banten lama kaya wisata kulturalnya. Didekat Kraton Banten ada museum banten lama trus benteng Spelwijj (ga tau bener ga ngejanya) trus didepanya ada klenteng kuno (namanya lupa)…terusannya dii pelabuhan kuno karang antu. sayang kurang terawat. Yah begitulah pariwisata budaya di Indonesia….(menghela nafas)

  13. Iya, mas udah ke sana semuanya, parah deh, ga terawat, ada foto-fotonya, ntar klo sempat tak upload…

  14. Sst.. jangan belanja dulu sebelum tanda tangan..
    siapa tahu…

  15. udah eee mba…hehehe…dan ga laku tandatangannya…hahaha….

  16. ehm, gitu ya mas. btw, mas widodo jadi kepala puskesmas ya?

  17. heh?! kepala puskesmas… enggalah…hehehe

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s