WidodoWirawan.Com

Sendiri lagi…(aku menepis sepi itu dalam ikatan yang manis)

8 Komentar


Sendiri lagi….(kok seperti judul lagu ya…?)

Iya, teman-teman, malam Sabtu ini aku sendiri lagi. Istri aku “pulangkan” ke Kebumen agar dia tidak kesepian di rumah, loh?! Iya, karena aku akan pergi ke Semarang sampai hari Ahad malam besok, insha4JJI…

Karena berangkatnya jam 23, sambil menunggu maka aku cobalah menulis lagi di MP ini.
Mungkin teman-teman bertanya, knapa aku sering sendiri? Maksudnya sih bukan sendiri di rumah. Tapi mesti karena ada acara ke luar kota, entah itu dari kantor, studi, atau organisasi yang aku tekuni. Nah kali ini karena ada pertemuan sillaturahim, tepatnya di kota Atlas, Semarang. Sebenarnya istriku juga sedang magang, sehingga mestinya hari Jumat dan Sabtu besok juga masuk, tapi….karena di rumah sepi alias home alone, maka atas kesepakatan…maka pulanglah sayangku itu ke haribaan ortunya alias mertuaku, hehehe…

Ya, beginilah klo belum diberikan momongan, memang rumah terasa sepi, apalagi kontrakan kami itu luas banget, jadi cukup “menyeramkan” kalau tinggal sendiri. Bayangkan aja 4 kamar 2 lantai. Dan kata pemiliknya memang rumah itu rada-rada gimana gitu, ada “penunggunya” hiiiii….!!

Tapi, alhamdulillah, kami masih dilindungi 4JJI sehingga blum pernah bertemu dengan sesuatu yang aneh…
Kok jadi cerita yang seram-seram yah? hehehe….

OK, back to topic! Iya, kami di Jogja memang belum memutuskan untuk menetap, aku juga masih membuka peluang karir sekaligus sambil sekolah lagi. Sehingga istriku juga tidak begitu enak (sebenarnya aku sih yg lebih ga enak) untuk meninggalkanku, cieee… (bener, dia bilang begitu kok, gara-gara orang satu nih, aku terkatung-katung di Jogja, gitu katanya…hahaha…)

Kalau aku sih berprinsip, selama masih ada kesempatan berkarir di Jogja, dan suasana kerja masih kondusif, apa salahnya untuk ditekuni…benar kan?

Tapi aku juga sering diingetin sama istri: “Mas, ingat umur dong….klo masih berpetualangan terus kapan bisa hidup tenang…?”
Aku pikir istriku benar juga, dan salah satu akibatnya jadinya aku kadang sering membuat istriku “terbengkalai”…maafkan aku ya Sayang…

Tadipun sebenarnya tidak tega melepas dia, sehingga ketika masih diperjalanan aku telepon dia, nanyain udah sampai di mana perjalanan…Dan aku juga call ibu mertua, klo istriku/anaknya pulang, karena aku ada acara ke Semarang.

Kadang kami juga berintrospeksi, apakah karena ini ya, 4JJI belum memberikan kami amanah berupa anak? Untuk diketahui aja pernikahan kami sudah berjalan satu tahun lebih, dan kami sehat-sehat aja. Beberapa hari yang lalu udah sempat periksa. Tapi karena dokternya laki-laki, jadi urung deh…(hehehe, padahal waktu masih studi/koas dulu kan aku juga harus lihat pasien yang wanita ya, hehehe, curang! sekarang aku sendiri yg kena batunya, ketika harus periksa ke dokter kandungan.

Gitu dulu aja deh, nanti klo lagi senggang waktunya, aku lanjutkan deh ceritanya…sekarang mau siap-siap berangkat…
See you again on monday, insha4JJI…

Iklan

8 thoughts on “Sendiri lagi…(aku menepis sepi itu dalam ikatan yang manis)

  1. Wid.. kalo mau dokter obsgin yang oke, perempuan.. di jl godean kan ada.. kayaknya oke jg buat konsul IA

  2. O,iya, mba, aku pernah ke sana waktu jenguk temanku, seberang Mirota Godean kan? Ya, nanti kapan-kapan aku coba deh…

  3. Wid, kalo belum dikasih momongan tu artinya disuruh honey moon terus, jangan diambil beratnya, ambil positifnya. Ntar kalo udah dikaruniai, alhamdulillah, akan komplit rasanya. Aku dulu di RB Rachmi, sama bu Muzayyanah. Enak kok orangnya. Tiap hari lagi datangnya, hari senin sampe sabtu, mulai setengah delapan pagi, tapi sekarang katanya beliau udah menurangi jadwal, ada yang ngganti, tapi wanita juga. Coba kesana, lagian tarif untuk melahirkan lumayan murah. (Weiss kok jadi promosi rachmi yak)

  4. Iya, nih kok promosi rumah bersalin seh, hamilnya aja belon kok, hahaha….Salam buat anakmu yg lutchu ya…

  5. Gimana sich Dok…koq curang begitu…masa' mau meriksain kandungan istri aja jadi gagal,
    gara-gara dokternya cowo' hehe payah…….!!!!
    tapi kadang lucu juga ya..sewaktu aq sama tmn-2 ngobrol tentang dokter….aq bilang eh kenapa ya
    kebanyakan yg jadi dokter kandungan itu cowo'…???.temenku bilang iya tentulah Rose….
    karena klu dokter nya wanita kan jadi takut sendiri dgn keberadannya sebagai penolong tentang,
    penyakit yg di tlg…entah bnr nggak ya alasannya hehe!!!!!!!!
    Abis jadi lucu sich klu pas ngobrol tentang dokter…karena ada pengalaman ttg tmnku yg lagi ..
    konsultasi tentang bayi tabung hehe!!!!!!!!!!ok kudo'akan aja semoga cepat diberi momongan ya Mas!!!!

  6. kenapa ya
    kebanyakan yg jadi dokter kandungan itu cowo'…???
    ——————————————————————–
    memang seringnya bagian kandungan & kebidanan itu kerjaannya berat, butuh fisik/stamina yg kuat, juga (benar mba!) butuh mental yg kuat, klo lihat pengalaman kakak2 kelas sy yg ambil spesialis kandungan, yg perempuan emang rada takut2an nolongin kaumnya sendiri, hehehe…tapi trend sekarang memang orang lebih cenderung periksa ke dokter cewe….

  7. assalaamu'alaikum om..salam kenal ya dari qt brdua yg imut2

  8. wa'alaikum salam wr wb, salam kenal kembali buat anak-anak Ibu Risna… 😀 lucu-lucu anaknya Bu, doakan kami juga bisa sgera ya…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s