selingkuh

Perlukah Undang-undang (Anti) Perselingkuhan?


Perlukah Undang-undang (Anti) Perselingkuhan?

Perlu

 
 31

Ga Perlu

 
 15

EGP deh

 
 6


Lagi rame pembicaraan mengenai perselingkuhan… iseng aja buat polling
silakan mengisi polling bila berkenan… 🙂

pic dari sini

Iklan

56 tanggapan untuk “Perlukah Undang-undang (Anti) Perselingkuhan?”

  1. Tidak perlu, karena sudah ada di KUHP Pasal Perzinaan. Walaupun namanya perzinaan, tapi pelaku yang bisa terjerat adalah pelaku yang berzina dan dilaporkan pasangan resminya aka. suami/istri. Perzinaan yang dimaksud di KUHP sama dengan perselingkuhan. Kalo ada UU Anti perselingkuhan maka akan tabrakan dua produk hukum tersebut.

  2. ya moralnya atuh. pingin cari kekayaan dengan cara instan, salah satu caranya mengganggu rumah tangga orang.
    yang lakinya juga nyosor aja.
    Undang2 yang ada aja, pelaksanaannya gak konsisten, tumpang tindih dengan undang undang yang lain, mau bikin undang undang baru.

  3. Kalo Bambang-Mayang dah nikah siri jadi gak bisa dibilang selingkuh. Kalo Halimah paling pasal Poligami dimana dia bisa membatalkan pernikahan kedua suaminya, karena disana jelas kalo Suami mo poligami kudu seijin Istri pertama. Tapi gak bisa berkutik di pasal cerai karena Suami kalo mo ceraiin Istri gak butuh ijin Istri. Tapi mungkin setelah pembatalan pernikahan kedua mungkin gak sih, Mayang dituntut pasal perzinahan kalo masih bobo sama bambang?

    LBH APIK itu pengen melindungi para politisi, tokoh publik dan pejabat publik yang selingkuh ya? Karena mereka itulah yang dikonsumsi masyarakat lewat media. Terrrrlaaluuuu…..

  4. saya jadi ingat perkataan Nabi Muhammad kepada seorang shahabatnya yang suka berbuat dosa untuk konsisten dengan satu perilaku saja: yaitu JUJUR, atau anti korupsi, akhirnya semua kebaikan mengikutinya. Saya setuju Mba, korupsi akar penyakitnya.

  5. aku mengartikan selingkuh itu tak plesetin jadi 2 kata yaitu seling ama angkuh.,.,jadi satu kata salingkuh alias selingkuh.,.,.,.,bagiku selingkuh itu jalan bagi orang2 yg seling ama angkuh2.,.,yah.,.,setuju g?

  6. ud ad pasalnya di kuhp dan harus dipertahankan, udah makin banyak orang yg melecehkan institusi perkawinan, drpd main hakim sendiri mendingan pake pasalnya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.