WidodoWirawan.Com

Di depan jenazah Bu Lik

42 Komentar


Malam ini saya berada di hadapan jenazah seorang Bu Lik (adik kandung Bapak saya) di rumahnya, Bojonegoro, Jawa Timur. Saya dikabari beliau meninggal pukul 2 siang tadi di RS, akibar kanker leher rahim (serviks) yang sudah 2 tahun ini diketahui dan sempat pula berobat ke Jogja. Kanker tersebut sudah menyebar kemana-mana termasuk ginjalnya, yang akhirnya gagal fungsi.

Semoga beliau mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah. Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun.

Mari deteksi dini kanker serviks dengan melalukan pap smear rutin. Konsulkan dengan dokter kandungan anda. Lebih bagus bila melakukan vaksinasi anti kanker serviks yang sebagian besar disebabkan oleh virus human papilloma.

Iklan

42 thoughts on “Di depan jenazah Bu Lik

  1. Innalillahi wainnailaihi rojiun.
    Duh, tfs pak.

  2. Thanks mba sudah nyimak dan ikut begadang…

  3. Turut berbelasungkawa pak dok…

    Kanker servik pernah jadi judul penelitian tugas akhir Nana semasa es em ah…

  4. inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un.

    malam ini dapat 2 kabar duka, satunya lagi MPer di bumi papua yg meninggal dunia.

  5. inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un
    semoga diterima amal ibadahnya dimudahkan jalanya menghadap sang Pencipta

  6. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..

  7. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un..
    Turut berduka cita yah,Pak Dokter..
    Semoga beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT..

  8. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un..
    Turut berduka cita yah,Pak Dokter..
    Semoga beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT..

  9. Makasih mba Nana. Neliti tentang apanya kanker serviks?

  10. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya…

  11. innalillahi wa inna ilaihi raji'un

  12. Innalillahi wainnailaihi rojiun.

  13. innalillahi wa inna ilaihi raji'un

  14. All: semoga kita kembali dalam keadaan yang baik sebagamana waktu kita dilahirkan ke dunia…

  15. innalillahi wa inna ilaihi raji'un…

    semoga Allah melapangkan kuburnya, menghapuskan siksa kuburnya, mengampuni dosanya, menerma amal perbuatannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan

  16. Innalillahi wa innailaihi raji'un, semua makhluk akan kembali menghadap pada-Nya. Semoga amal ibadahnya mendapat ganjaran yang baik berupa tertidurnya beliau di taman firdaus yang dipenuhi pepohonan kurma dengan air sungai yang mengalir di bawahnya.

    Saya nggak akan ke dokter kandungan mana pun, apalagi divaksinasi, lha sudah di TAH sejak beberapa tahun lalu je! Tapi bagaimana pun terima kasih atas peringatannya.

  17. Innalillahi wa innalillahi rojiun..

    Hmm.. Pemerikasaan rutin itu klo udah nikah ya..
    Wanita memnag ribet organnya

  18. Nit, masih gadis periksa rutin juga nggak pa-pa lho, barangkali ada penyakit endometriosis jadi cepat tertangani dan setelah menikah nggak mengganggu fertilitas.

  19. ca cervix :kasian kalo dah end stage palagi kalo bleeding 😦
    turut berduka ya dok,semoga tenang dalam tidur yang panjang,amal ibadah diterima Allah SWT

  20. Innalillahi wa innailaihi roji'un..

  21. Inna lillahi wa inna illaihi roji'un..

  22. Innalillahi wa Innailaihi rajiuun 😦

    turut berduka, Pak Dokter

  23. turut berduka cita ya,Om…

  24. kenapa di total abdominal hysterectomy (TAH)/pengangkatan rahim, Bu?, perdarahan?

    Ya, klo sudah diangkat semua ya ga perlu khawatir, wong tempat hinggap penyakitnya udah ga ada…. hehe….

  25. Pap smear dilakukan bila sudah pernah berhungungan seks, kan tidak hanya orang yang sudah nikah pernah berhubungan seks… 🙂

  26. klo endometriosis (sel rahim yang tumbuh di luar rahim) biasanya bisa lebih ketahuan dari gejala yang dirasakan Bu, nyeri sekali pada saat haid dan semakin hebat nyerinya seiring berjalannya waktu. gejala lainnya: rasa nyeri akan menetap pada daerah pinggul dan sekitar tulang ekor, nyeri pada perut bagian atas, nyeri saat berhubungan intim atau setelahnya, nyeri saat pergerakan usus atau saat kencing ketika menstruasi, perdarahaan abnormal diantara siklus menstruasi, sulit hamil, merasa mudah capek atau lelah, mual, muntah, susah buang air besar, diare saat menstruasi.

    gold standart untuk test endometriosis bukan pap smear/pengambilan jaringan melalui swap/apusan pada mulut rahim tapi biosi/pengambilan jaringan melalui operasi laparoskopi, lalu jaringan tersebut diperiksa dengan mikroskop.

  27. iya, itu cuma mengandalkan batas 5 years survival years saja dan pengobatan paliatif untuk memperbaiki kualitas sisa hidupnya….

  28. Yang lain: makasih doanya, sekali lagi 🙂

  29. kalo yang bisa menerima dan pasrah menjalani sih masih mending dok,kalo yang dah apatis depresi berat,palagi keluarga ga suport rasanya pengen cepet mati mungkin,yang jelas obat kangker adalah mbobol bank dulu hihihi secara pengobatan nya mahal2*jadi inget suntik leukosit sintetis harganya 4 juta padahal obatnya cuma 2-3 cc dan sebulan bisa beberapa kali,belum kemo,belum ke singaparna,belum bla bla bla…,tangan gemeter takut obatnya jatoh hihihihi

  30. innalillahi…..

    saya aja klo kena kanker, mungkin memutuskan diri untuk tidak melanjutkan pengobatan yang peluangnya sangat kecil keberhasilannya, mending uang yang tersisa saya manfaatkan untuk warisan yang akan saya tinggal, saya akan konsentrasi dengan beribadah, biar bekal untuk dunia sana lebih banyak…

    saran saya ini juga saya terapkan kepada keluarga Bu Lik saya itu. Rancan mau dibawa ke Jogja lagi, tapi saya katakan… yah begitulah, hanya sekedar memperpanjang umur itu pun tidak menjamin, coba kemarin meninggalnya di Jogja, keluarga mereka pasti akan kerepotan lagi….

  31. iya dok misal kalo masih stadium yang bisa sembuh ok,tapi kalo dah terminal mending gitu ya,tapi jangan sampe terjadi lah yaa*amit amit ngelus perut.kalo saya kangker juga ( kantong kering ) di tanggal tua hahhahh

  32. itu obatnya tidur d rumah Mba, jangan jalan-jalan di mall, bisa langsung stadium IV, haha….

  33. Innalillahi wa innailaihi roji'uun. Bulik wafat pada usia berapa ya? Kanker serviks memang masih menduduki peringkat atas, namun Allah tunjukkan 'kemudahan' berupa fasilitas deteksi dini. *masih banyak yang belum mau Pap Smir dengan alasan takut ketahuan*

  34. masih bisa kok, kalau mau ke dokter kandungan…untuk pemberian terapi hormon pengganti 🙂

  35. Wah, saya ga merhatikan usia berapa belisu meninggal ya…mungkin sekitar 50-an krn udah mau pensiun. Iya Dok, istri saya aja barusan pap smear pertama 3 minggu y.l

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s