WidodoWirawan.Com

semakin banyak pasien psikosomatis (cemas, sesak, pusing, gemetar) yang datang ke RS, baik dari pengungsi maupun bukan…silakan pengungsi yang sakit datang ke RS kami, semua digratiskan…

17 Komentar


Iklan

17 thoughts on “semakin banyak pasien psikosomatis (cemas, sesak, pusing, gemetar) yang datang ke RS, baik dari pengungsi maupun bukan…silakan pengungsi yang sakit datang ke RS kami, semua digratiskan…

  1. nama dan alamat lengkapnya apa dok? mungkin temen saya butuh..

  2. Diinformasikan segera…mari…

  3. ini bukan promosi, semua RS di Sleman mengratiskan pelayanan buat pengungsi dan korban merapi, biar tahu dan ga segan datang…: RS Islam Yogyakarta Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia (RSIY PDHI). Jl. Solo KM 12,5 Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta. Telp. (0274) 498000, Fax(0274) 498464, Email :humas@rsiypdhi.com, http://www.rsiypdhi.com

    Dari Bandara Adi Sucipto ke timur 2 km, setelah Kedaulatan Rakyat, seberang POM Bensin, timur Grand Cupuwatu

  4. met tugas Pak Dok…take care yaa!

  5. oya ada rekan2 psikologi yg berniat jd relawan utk fase pemulihan nanti, ternyata sepertinya di fase akutnya jg sdh byk yg perlu ya..

  6. doa sudah jauh lebih baik Pak 🙂

  7. iya, Pak, selama tanggap darurat masih gratis

  8. iya, begitu, karena memang kondisinya terus menakutkan dengan badan yang sudah kelelahan, gempa tremor merapi berkepanjangan…. saya ga punya kontak grup psikologi, coba ke http://destipurnamasari.multiply.com
    anak psikologi UII…

  9. dulu saya tinggal di Purimas Bandara, Jl.Candisambisari mas, deket kalau dari situ
    tapi masih aman kan di situ ?
    ada temen di Sambisari, jadi tempat ngungsi juga

  10. ya, aman tapi relatif… 🙂 yang jelas juga kena debu, dan udah dapat pasien pindahan dari RS yang sudah di kosongkan di utara RS kami…

  11. oo mbak desti itu psikolog ya..trims linknya. tmn2 dr jkt udh siap brkt jg, targetnya terutama anak2.
    eyang ketemu di MP .. klo eyang kandung sudah berpulang. seandainya msh ada beliau ikutan jd pngungsi jg krn rmhnya di pakem. wah kebayang deh pasti lelah mental fisik, stress dan rentan sakit ya pngungsinya, smoga dokter, perawat, n relawan2 ttp diberi kesehatan supaya pertolongannya optimal.

  12. iya, eh, gimana? jadi ga ngambil jadi surgeon?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s