WidodoWirawan.Com

Kadinkes Boven Digoel Pimpin Pesta Miras

11 Komentar


Rating: ★★★★★
Category: Other

http://digoel.wordpress.com/2010/10/20/kadinkes-boven-digoel-pimpin-pesta-miras/

Bejat memang para pemegang SKPD Kabupaten Boven Digoel. Di tengah-tengah macetnya roda pemerintahan dan pelayanan publik kabupaten itu karena Korupsi yang merajalela dan sengketa Pilkada 2010 yang belum tuntas, para pemegang SKPD Boven Digoel ramai-ramai meninggalkan pelayanan publik di Boven Digoel dan berangkat ke Jakarta. Mereka berpesta Minuman Keras (Miras) bersama wanita penghibur di berbagai Kafe. Pesta Miras para abdi rakyat Boven Digoel ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, dr. Titus Tambaip, M.Kes.

Sejak Selasa (19/10) kemarin, kelompok Miras pimpinan dr. Tambaib ini berpesta Miras di Kafe Royal Rawamangun, Jakarta Timur. Namun, kelompok ini kemudian bertengkar, saling memukul dan membubarkan diri. “Sampai hari ini (Rabu, red), kelompok ini sudah bubar entah ke mana,” jelas Thias, seorang Mahasiswa Papua di Jakarta.

Dalam 2 bulan terakhir, hampir semua pemegang SKPD Kab. Boven Digoel
sibuk bolak-balik Jakarta dalam rangka menopang biaya advokasi dan sogok untuk membebaskan Yusak Yaluwo dari jeratan hukum. Minggu lalu, mereka ditipu oleh para calo yang bergentayangan di lingkaran Depdagri soal penetapan Yusak Yaluwo sebagai Bupati Boven Digoel melalui Keputusan Menteri (Kepmen) tentang Bupati Boven Digoel bernomor 131.91-792 Tahun 2010.
Kepmen tersebut direkayasa oleh seorang calo di Depdagri dengan meniru tanda tangan Mendagri Gamawan Fauzi dan Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Drs. Ujang Sudirman, MM. Para pemegang SKPD dan Tim Sukses Yusak Yaluwo menebus Kepmen yang direkayasa itu seharga Rp. 2 Milyar. “Setelah sadar bahwa mereka ditipu, Ketua DPRD Boven Digoel sempat memimpin rombongan SKPD dan Tim Sukses Yusak Yaluwo ke Depdagri dan menangis ramai-ramai sambil memegang Copy-an Kepmen tersebut,” jela Thias.

Kadinkes Boven Digoel, dr. Titus Tambaip, M.Kes telah lama menjadi buah bibir masyarakat Boven Digoel karena moralnya yang sangat bejat. Dia dikabarkan suka menukar jabatan atau peluang sekolah kepada para suster dan perawat dengan jasa seksual. “Jika ada suster, perawat atau staf wanita yang mau tugas belajar atau mendapat promosi, maka mereka cukup melayani hasrat seksual dr. Tambaip,” ungkap sebuah sumber di Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel.

Iklan

11 thoughts on “Kadinkes Boven Digoel Pimpin Pesta Miras

  1. begitulah, dan ini cuma fenomena gunung es, masih banyak pejabat yg begitu…aku pernah 1 kos dengan kepala subdinas kesehatan dari salah satu kabupaten di papua sana, kebetulan bukan orang asli sana, tingkah lakunya ya sama kayak binatang, di jogja booking pereks selama dia sekolah S2, gila…pereknya aja masih umur 23 tahun, dia paling udah mau 50 tahunlah…

  2. iya Pak, mengapa hukum tidak bisa tegak ya…*miris, mau nangis nih, apalagi makin banyak bencana ini seolah-olah tingkah laku kita tidak berefek kepada kemarahan Allah 😦 padahal bencana itu tidak hanya mengenai orang-orang berdosa saja….

  3. itu sudah preseden umum, para kepala dinas di papua pelesir ke Jakarta. Main perempuan dan minum adalah gejala/upaya pembodohan dan pembunuhan karakter untuk pejabat Papua.

  4. Jadi kagak heran ya kalo tingkat PMS dan HIV-AIDS di sana tergolong tinggi :((

  5. ya, bisa saja itu berpengaruh, meskipun ga selalu….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s