WidodoWirawan.Com

[Pertanyaan Dewasa]: Doggy style haram? ada yang bisa ngasih penjelasan…?!

44 Komentar


Iklan

44 thoughts on “[Pertanyaan Dewasa]: Doggy style haram? ada yang bisa ngasih penjelasan…?!

  1. Haram? Enggak lah, saya kayaknya pernah posting masalah ini deh…

  2. Nah, makanya saya agak heran juga baca yang di sini: http://kaahil.wordpress.com/2010/10/17/terbaru-tanya-jawab-seputar-hukum-oral-sex-doggy-style-menjilati-bagian-luar-kemaluan-serta-memasukkan-jari-ke-dalam-kemaluan-isteri-untuk-pemanasan/ (itu blog kakak kelas saya, dokter juga…)

    tolong Pak, link jurnalnya dilampirkan di sini.. makasih

  3. meski bukan muslimin tapi aku pernah baca ada dalil yang kurang lebihnya berbunyi “jangan bertingkah seperti binatang”, nah kutipan kitabnya aku yang gak tau.

  4. wah, masih perlu penjelasan itu Mas, klo hanya sekedar mirip binatang (apakah karena dinamakan doggy, hehe), nanti hubungan seks juga tidak boleh, lah binatang kan juga melakukan itu..?

  5. Kayaknya, yang dipermasalahkan bukan doggy style, tapi oral sex, wallahu a'lam

  6. Pertama perlu dijelaskan istilah tersebut dalam konteks apa. Kalau untuk hubungan intim ya langsung saja merujuk ke QS 2: 223

  7. OK pak thanks… 🙂 sudah jelas sekali, boleh pake gaya doggy, snaky, flying fox, firefox, *loh

  8. menurut saya dipermasalahkan semua Pak, coba baca sampe ke bawah artilek tersebut…

  9. iya, tetapi masih terlalu umum Dok, batasan lainnya dijelaskan dalam hadits…

    tapi saya klo dikonsultasikan hal-hal itu, harus menilai secara personal, hukum berlaku umum tetapi juga bisa berlaku khusus tergantung kondisi orang yang menghadapi, ilmu fikih kan sangat “fleksibel” dengan berbagai kaidah-kaidahnya…

  10. bahas apa sih? *celingak celinguk,.

  11. yang masih single perlu tahu loh 🙂

  12. lah yang mana mau di tell you?

  13. yg kira2 paling penting buat single hehe

  14. apa yak? lah sudah punya calon belum? itu yang penting, haha…

  15. nah itu,… cariin! *buntut2nya…

  16. silakan bagi yang single yang ngintip QN ini, ini ada seorang Emo, yang butuh calon… 🙂

    anaknya OK loh, haha…

  17. Mba Romeka ini juga masih single loh, silakan….silakan…dipilih…dipilih… :b

  18. hehehe… kecipratan dipromosiin ini. aduuuhhh

  19. jam segini pada belum tidur yak, ngapain aja sih…? klo aku sih memang ada PR plus kerja/dinas malam nih 🙂

  20. kalo saya lg donlod lagu. dan memang tak bisa tidur. hehe

  21. udah dibaca, tapiii…kok kayaknya nggak nemu, tolong bantu diquote disini mas…

  22. o, iya, maaf, Pak, mata saya yang ga awas, mungkin karena bacanya sambil lalu dan cepat-cepat 🙂 jadi memang berbagai macam gaya diperbolehkan, asal tidak menimbulkan mudharat, ini quote aslinya:

    Ustadz, mohon dapat diberikan kejelasan, bagaimana dengan “doggy position” yaitu berjima dari belakang istri tetapi tetap di kemaluan da bukan [maaf] lewat anus [anal]. Dalam berbagai pengajian ini dibolehkan merujuk pada QS yang ustadz sebuutkan di atas: “Istri-istri kalian adalah ladang bagi kalian maka datangilah ladang kalian darimana saja kalian kehendaki.”.
    Ini memang tetap meletakkan bibit sesuai tempatnya, tetapi bukankah cara ini juga menyerupai tatacara hewan pada umumnya. Bagaimanakan hal ini pada masa Rasululah SAW dan para sahabat, adakah mere4ka yang melakukannya. Terima kasih wass.

    Betul, dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa hal seperti itu ada di zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat. Hanya saja, pelarangan oral sex bukan semata-mata karena dia menyerupai hewan, akan tetapi ada alasan-alasan yang lain, di antaranya: Menjadi wasilah tertelannya madzi yang merupakan najis. Dan sudah dimaklumi bersama haramnya memakan sesuatu yang najis, baik secara langsung maupun dia terikut bersama liurnya.

  23. kalau dari quote ini, nggak ada jawaban dari si ustadz bahwa doggy style tidak boleh, justru penyamaan dg binatang datang dari si penanya, cmiiw

  24. mengenai oral sex, saya lihat yg agak ganjil. apa pengertian oral seks itu? secara ilmu seks/medis, ada 2 jenis oral seks yaitu:

    1. Fellatio (menjilat/menghisap kelamin pria)
    2. Cunnilingus (menjilat/menghisap kelamin wanita)

    nah, di dalam fatwa tersebut kok tidak menyamakan oral seks jenis Fellatio dan Cunnilingus?
    untuk Fellatio diharamkan, walaupun cuma menjilat dan tidak menelan madzi sedang untuk Cunnilingus tidak diharamkan?
    ini quote-nya:

    # Abu umar said:
    Assalamu’alaikum, afwan ustadz masih ada yg mengganjal, saya pernah bc bahwa seorang ulama yg bernama qodhi’ bin iyadh membolehkan mencium bahkan menjilat kemaluan istri tapi dilakukan sebelum jima’, mungkin biar gak terkena cairan2 dari miss”V” isri, bagaimana pendapat tsb ustadz, dan kalau menjilat gak boleh, kalo mencium kemaluan istri gmn hukumnya? ana mohon penjelasan, afwan sebelumnya dan jazakumullahu khoiron

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Wallahu a’lam, yang jelas selama meletakkan mulutnya pada tempat keluarnya madzi sehingga dia bisa jadi menelan madzi maka hal itu tidak mengapa.

    ———-

    terus ada juga yang ganjil dengan fatwa/jawaban berikut:

    # ghani said:
    maaf ustadz, klo penis menyentuh dubur istri tdk apa2, jd enak dong ktika istri sdg haid atau nifas, penis kita di gosok2an ke dubur istri asal jngn masuk. Blh g?

    Ia boleh.

    ———
    benarkan penis boleh digosok-gosokkan ke dubur? tidakkah itu berbahaya karena banyak sekali kuman penyakit, apalagi setelah digosok-gosokkan lalu dimasukkan ke vagina…

  25. iya, itu asumsi dari penanya yang saya kira itu jawabannya.. 🙂

  26. Btw, ttg oral sex, saya ada postingannya tuh

  27. boleh juga Pak, link-nya? 🙂 makasih sekali lagi…

  28. silakan 🙂 buat bekal besok yak…

  29. link yang mana mba? klo udah tahu sih ya ga apa-apa sih… 🙂

  30. IMHO, doggy style boleh kan, bahkan lebih ideal saat hamil mulai membesar sehingga perut enggak kejepit (dalam posisi istri seperti sujud—> perut gak ketekan jadi bayinya enggak kejepit)

    bahkan saat kehamilan makin besar bukan cuma pilihan rasanya seperti keharusan karena kalo dari depan kan kejauhan kehalang perut buncit s istri. hehehehe.

  31. Yg Haram itu kalo lewat jalan belakang. Ada tu di Alqur'an. lupa surat berapa ayat berapa tapi dijelaskan masalah ini. yg dilarang (haram) itu yg melalui jalur belakang.

  32. Ini mba An,

    Surat Al Baqarah (surat kedua) ayat 223:

    “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.”

    Jadi boleh lewat belakang mba, lewat samping, lewat atas, lewat depan, asal masuknya ke vulva (istilah medis untuk pintu vagina) Tapi kalau lewat lubang anus (apa ini maksudnya “jalur belakang” yak, hehe…), berdasarkan hadist Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wassallam, adalah haram…

    Ini haditsnya:

    “Barang siapa yang mendatangi istrinya melalui dubur maka Allah tidak akan melihatnya di hari kiamat nanti.”

    ————–

    Cuma saya masih ragu, tentang apakah memang dibolehkan menggosok-gosokkan penis pada dubur istri, meskipun penisnya tidak dimasukkan… 🙂

  33. Yup… betul jalur belakang itu dubur. itu haram.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s