korupsi, pemerintah, pernik, salah urus

Negeri Salah Urus – Tentang Kenaikan Harga LPG dan BBM


Sebenarnya aku malas memperbesar (sebenarnya sudah sangat besar) masalah-masalah kesalahan pemerintah (emang sukanya cuma memerintah) negeri ini. Tapi, aku kayaknya HARUS secara udah terlalu penuh nih kepala dengan berbagai hal tidak beres di sekitar kehidupan kita.

Jelas, aku senewen, secara sejak nikah aku kan pake LPG, padahal ortuku sendiri sampai sekarang masih pake minyak tanah, mbahku pake minyak tanah juga. Pake LPG bukan karena ngegaya, tapi memang lebih banyak kelebihannya, kalau dikonversi ke rupiah malah jadi lebih hemat, buktinya saja untuk satu tabung gas LPG bisa bertahan sampai 2-3 bulan, padahal sering dipake buat masak air buat mandi (aku ga punya water heater canggih… ). Ealah, dengar kemarin pas istri mbayar LPG-nya yang habis kok jadi 63 ribu, bahkan katanya udah 69 ribu ya?

Sebenarnya aku masih sangat bersyukur masih bisa membeli LPG tersebut, tapi ga kebayang dengan mereka yang memang sangat tergantung penuh dengan LPG seperti para pedagang kecil itu kan pada pake LPG juga, wah, pasti nanti harga barang dagangnya jadi naik juga, WEEKSS!! berarti kan aku kena imbas juga, mummettttss!!!

Cuma aku sempat terpikir, kok alasan kenaikan LPG ini kok atas alasan menyesuaikan dengan harga gas dunia, gimana logikanya itu? Pemerintah membunuh rakyatnya sendiri secara perlahan. Penghasilan hidup tidak jauh bertambah, malah harga menggila, sudah itu kita pada meronta, tapi apa daya, ternyata pemerintah juga tak peka (malah jadi bersajak gini…)

Katanya untuk menutupi bisnis PERTAMINA yang merugi (dengan mengorbankan rakyat). Setahuku tidak ada pegawai PERTAMINA yang melarat, bahkan cenderung berfoya-foya, aku lihat sendiri rumah mereka luar biasa besarnya, kayak rumah setan (kata istriku loh…)

PERTAMINA memang memonopoli kekayaaan alam untuk digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bersama (seperti bunyi pasal di UUD 45 kan??). Nah, bersama ini jelas untuk kepentingan teman-temannya saja kan. Contoh teman-temannya ini misalnya para penjabat dengan mobil mewahnya yang menghabiskan banyak BBM ga jelas juntrungannya untuk plesir, ngebut-ngebut di jalan pake dikawal polisi, buat kencan sama WIL-nya. Bahkan polisi sendiri kan dapat BBM gratis ya dari PERTAMINA? kata PERTAMINA sih, polisi dan angkatan berhutang harga BBM juga kepada mereka, pantas aja polisi jadi ikut kejar setoran juga, gilaaa….

Apa iya pemerintah kita ini terpengaruh dengan kampanye global warming itu??
Dengan memahalkan harga BB fosil diharapkan rakyat tidak terlalu banyak melakukan pembakaran yang tidak perlu, mahal sih… Ya udah kalo gitu kita mari kembali ke alam. Alam mana nih….? Ah, udahlah…. semoga dosa pemerintah diberikan balasan yang setimpal. Untuk para aleg maupun caleg maupun calon pejabat yang masih punya nurani, ini semua menjadi PR besar untuk memperbaiki negara salah urus ini. Ayo, kita-kita hanya bisa mendukung, jangan sampai GOLPUT deh, kalo tidak jelas kita akan tambah dijajah oleh pemerintah kita sendiri yang otaknya ga tahu dipake untuk apa…. PARAAAAH…..

Pic dari sini

Iklan

16 tanggapan untuk “Negeri Salah Urus – Tentang Kenaikan Harga LPG dan BBM”

  1. Dulu dasarnya untuk kepentingan rakyat(katanya), makanya dimonopoli…kalo sekarang,dimonopoli rakyat malah kesusahan. Dijaman dimana siapa yg punya modal gede yg nguasain pasar kayak sekarang kalo gak pake monopoli lagi, PERTAMINA berani gak tuh….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.