hobby, livinginjogja, tanaman

Cerita tentang kegemaran baru, yang udah agak lama… :-)


Malam tadi aku bisa tidur nyenyak, meskipun baru selesai pertemuan yang melelahkan sampai jam 22. Hiiii, emang ga enak terlalu lama di luar rumah dalam suasana dingin. Enaknya emang langsung naik ke peraduan πŸ™‚ Bangun tidur, terus sholat subuh di masjid, eh…, ada tetangga yang ngomong ada beberapa kota/wilayah yang kebanjiran akibat hujan semalam. Innalillahi… semoga tidak ada korban jiwa, ya…

Memang banyak yang “mengutuk” hujannya. Kok hujannya ga tau musim sih….hehehe…ya, mau gimana lagi, wong, pada dasarnya kan itu sebenarnya akibat perbuatan penduduk bumi juga. Jadi jangan salahkan yang membuat hujan….

Tapi, alhamdulillah, pagi ini di Jogja kembali panas cerah, jadi impaslah….hahaha…
O, iya ini aku dapat kejutan, ga tau dari siapa (mungkin tetangga…). Kejutannnya, dua potong bibit aglaonema yang diselipkan di antara pot-pot tanaman punyaku. Mhhhh, what a surprise, kok “si pemberi” tahu ya aku suka aglaonema juga….hehehe, pasti dia liat tanaman aglaonemaku yang jelek-jelek, terus dia ngasih yang jenis lain yang lebih bagus….wah…wah..tenkyu ya.. (ga tau mo ngomong ke siapa….)

Hmm, ya, “memelihara” tanaman ini hobbyku semenjak nikah, ga tau kenapa kok bisa gitu….mmmhhh coba diingat-ingat…. O, iyah, waktu itu aku lagi bersih-bersih di belakang rumah, dan menemukan beberapa agloanema liar…wah, kok banyak banget ya, aku pikir sayang kalau dibuang. Terus aku pindahin ke depan, sebagian di tanam di pot. Ya lumayan lah, mengisi halaman yang gersang… πŸ™‚

Nah, sejak itu pula aku tertarik liat-liat pameran tanaman hias dan tanaman obat. Setiap ada kesempatan jalan-jalan atau nginap di tempat tertentu dan pas nemu tanaman yang menarik, aku usahakan untuk “meminta”-nya. Anehnya, kok tanaman-tanaman yang aku beli di pameran kok pada mati ya setelah aku pelihara…. 😦 malah yang gratisan dari nyomot/minta bisa bertahan dan berkembang biak. Klo aku itung-itung ada banyak yang mati: ada Rosemary yang wanginya khas itu (mmmm….ini tanaman termahal yang aku beli…), ada Lavender (pengusir nyamuk itu….)…, apa digigit ama nyamuk ya? hehehe, ada mawar (berduri) yang aku beli di pasar ama pedagang kembang….emang susah ya kayaknya melihara mawar, terus ada jenis beberapa jenis pinus yang antik daunnya, ah lupa….apa lagi yang mati ya…. o, iya, tanaman strawberry pemberian temanku….di mana ya bisa cari lagi bibit strawberry??

Klo yang masih hidup sih (sebagian besar yang ga dibeli) ada banyak juga, di antaranya ya…, aglaonema-aglaonema itu (kapan ya bisa dapat koleksi yang mahal-mahal itu….), beberapa jenis jeruk, bunga melati (mmhhh, ini dia nih yang wanginya paling menyolok pas berbunga, terutama di malam hari….segerrr…), bunga sedap malam (setengah mati mempertahankan tanaman idamanku yang satu ini, padahal pas beli dulu, bunganya pada mekar dan wangi…tapi sekarang susah amat berbunganya…kapan ya dikau berbunga…??), tanaman kumis kucing (hehehe, mengingatkan dengan Bapakku yang suka menanam tanaman obat ini), tanaman kencur (pengen nyari tanaman kencur yang daunnya bisa dijadikan lalap), lidah buaya (tanaman peninggalan nih), tanaman buah naga yang setengah mati juga mempertahankannya (ga boleh banyak air nih…) dan beberapa tanaman lain yang aku ga tau namanya….kayaknya ntar setiap pot dan tanaman perlu di kasih tag nama ya, biar bisa ingat gitu…hehehe…

Ohh, bungaku…mekarlah dirimu….oh tanamanku…janganlah dikau mati… πŸ™‚
***Hii… tadi pagi sempat mergokin ular sembunyi di bawah pot bungaku (kayaknya lagi ngincer si kodok), maaf ya, aku pateni (matikan) kamu…***

Boleh dong teman-teman MP nyumbang tanamannya untukku…hehehe….

Pic di atas buka aglaonemaku :-b, di ambil di http://agloindonesia.com/newsimages/X_WMN_Cat6.jpg

Iklan

53 tanggapan untuk “Cerita tentang kegemaran baru, yang udah agak lama… :-)”

  1. wah selamat yah akh utk hobby baru yg lama yah doc.. πŸ™‚

    dulu juga tanaman kami yg didalam pot kurang begitu sihat (ulat bulu, kumbang dan hampir mati)
    kemudian diberi tips oleh tetangga yg terdekat kami (aunty Ghee).
    pesanan beliau kalau mau yg asli baja yg sihat utk tumbuhan, berikan kacang soya. (organic fertilizer)
    caranya : kacang soya direndam satu malam,dan di kisar dgn air.airnya dicampur dgn air biasa.
    sekarang tanaman kami dirumah kelihatan anggun,berbungg dan berseri! πŸ˜‰
    selamat mencuba

  2. ndak apa2. Yg pnting blom telat2 parah!!
    Yah..kasih2 aja deh resep ini ke temen2 yg masih “(Einfach : Single)”
    psstt…. Lan lagi blajar bahasa Jerman sikit2, Pak Cik. hehehe..

  3. mmm, kayaknya aku penah liat berita tentang kampung di Jakarta yg bebas demam berdarah juga, apa RT 3 ini ya mba? katanya di sana banyak tanaman anti nyamuk dan kegiatan 3M-nya berjalan baik..

  4. kacang kedelai/kedele ya? Elite juga ya “pupuk” tanaman kak Miza, ntar klo ada anggaran lebih boleh di coba. Hehehe, iya, kadang-kadang aku ngasih ke tanaman, sisa2 makanan di rumah, pernah juga ngasih susu coklat yang udah jamuran…. πŸ˜€

  5. wiii, aku soale dah terlanjur terkejut mas…secara istriku gilow tenan ama ular, sebelumnya juga di taman tetangga depan juga ada ularnya…wah..wah…ya udah dipateni ajalah…daripada belakangan berbahaya, klo dari cirinya: kepala segitiga, ada unsur belang merah di leher, sepertinya ular berbisa…

  6. Do, aku sudah sukses loh, nanam Pohon ….. PEPAYA :))
    mampir aja di rumahku yang di pogung, sekarang kan dikontrak sama Pak SUpri tuh, minta aja kalau pepayanya dah matang :-), itu kutanam sejak pindah ke sana … sayangnya baru berbuah setelah aku ke singapura …hiks…

  7. huahaha…kayaknya itu bukan nanam, tapi cuma lempar bijinya setelah selesai dimakan kan? O, rumah Andri itu dikontrak ama Pak Suprih (item? :-)). Lah, minta dikirim ke singapur aja…hehehe…

  8. Ga apa-apa! Punya gambarnya aja saya sudah senang.
    Sekarang sih saya okulasi adenium murahan dengan batang-batang yang bunganya lebih “canggih”. Dengan cara demikian, pohon kamboja saya yang biasa berbunga putih saja, kini bunganya beraneka warna.
    Memang, siapa yang tidak kuat haruslah cerdik! (termasuk yang tidak kuat dalam segi finansial)
    He he he!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.